Tata Cara Shalat Witir, Niat Serta Do’anya Lengkap

Diposting pada

Shalat witir adalah shalat sunah yang sangat diutamakan. Shalat yang dikerjakan secara ganjil sebagai penutup shalat malam, dikerjakan menurut kemampuan masing-masing, boleh satu rakaat, tiga rakaat, lima rakaat, tujuh rakaat,, sembilan rakaat atau sebelas rakaat.

Sholat Witir Lengkap Beserta Doanya
Sholat Witir Lengkap Beserta Doanya

TATA CARA SHALAT WITIR

Shalat witir merupakan salah satu shalat sunnah muakkad, shalat yang sangat dianjurkan. Di sebut shalat witir karena jumlah rakaat nya ganjil.

Tata Cara Shalat Witir 1 Rakaat

Tata cara shalat witir 1 rakaat sama dengan shalat witir 3 rakaat atau shalat sunah lainnya, baik dari rukun shalat maupun bacaan shalat. yang berbeda hanya terletak pada niatnya dan jumlah rakaat shalatnya.

Niat shalat witir 1 rakaat

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَةً لِلَّهِ تَعَالَى

usholli sunnatal witri rok’atan lillahi ta’aalaa

Aku niat shalat sunnat witir 1 rakaat karena Allah Ta’ala”

Tata Cara Shalat Witir Setelah Tarawih

Shalat witir pada bulan suci ramadhan dikerjakan setelah shalat tarawih yang mana shalat witir ini dikerjakan dengan rakaat yang ganjil. Biasanya shalat witir yang dikerjakan sehabis shalat tarawih sebanyak 3 rakaat dengan 2 kali salam yaitu 2 rakaat pertama dengan 1 kali salam dan 1 rakaat terakhir 1 salam.

Tata caranya sama dengan cara shalat sunah yang lainnya yaitu di awali dengan niat dan di akhiri dengan salam.

Sholat Lainnya : Cara Sholat Sunnah Tahajud

Niat shalat witir 2 rakaat

اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِرَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

Usholli sunnatal witri rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa’an ma’muman lillaahi ta’aalaa

“saya niat shalat sunnah witir dua rakaat menghadap kiblat mengikuti imam karena Allah Ta’ala”

Niat shalat witir 1 rakaat

اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِرَكْعَةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatal witri rok’atan mustaqbilal qiblati adaa’an ma’muuman lillahi ta’aalaa

“Saya niat shalat sunnah witir satu rakaat menghadap kiblat mengikuti imam karena Allah Ta’ala”

Surat yang dibaca pada saat shalat witir

  • saat melaksanakan shalat witir 2 rakaat setelah membaca fatihah pada rakaat pertama membaca surat Al-A’la dan pada rakaat yang kedua setelah membaca fatihah membaca surat Al-Ghasiyah
  • saat melaksanakan shalat witir 1 rakaat setelah membaca fatihah membaca surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An Naas.
  • dikhususkan saat telah memasuki malam pertengahan sampai malam terakhir bulan ramadhan di sunnahkan membaca doa qunut. Dimana doa qunut ini dibaca pada rakaat terakhir dari shalat witir setelah melakukan i’tidal.

Bacaan doa qunut:

اَللّهُمَّ اهْدِنِىْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ, وَعَافِنِى فِيْمَنْ عَافَيْتَ, وَتَوَلَّنِىْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ, وَبَارِكْ لِىْ فِيْمَا اَعْطَيْتَ, وَقِنِيْ شَرَّمَا قَضَيْت, فَاِ نَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ, وَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ, وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ, تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ, فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ, وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ, وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

“Ya Allah, berilah aku petunjuk seperti orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk, berilah aku kesehatan seperti orang-orang yang telah Engkau beri kesehatan, pimpinlah aku bersama orang-orang yang telah Engkau pimpin, berilah berkah pada segala apa yang telah Engkau berikan kepada ku, dan peliharalah aku dari kejahatan yang Engkau pastikan, karena, seungguhnya Engkaulah yang menentukan dan tidak ada yang menghukum atau menentukan atas Engkau, sesungguhnya tidaklah akan hina orang-orang yang telah Engkau beri kekuasaan, dan tidaklah akan mulia orang yang Engkau musuhi, Maha Berkahlah Engkau Dan Maha Luhurlah Engkau, segala puji bagi-Mu atas yang telah engkau pastikan, aku mohon ampun dan kembali (taubat) kepada Engkau, semoga Allah memberi rahmat, berkah dan salam atas nabi Muhammad beserta seluruh keluarganya dan serta sahabatnya.”

Doa sesudah shalat witir

اَللهُمَّ إِنَّا نَسْـأَلُكَ اِيْمَانًا دَائِمًا، وَنَسْأَلُكَ قَلْبًا خَاشِعًا، وَنَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَنَسْأَلُكَ يَقِيْنًا صَادِقًا، وَنَسْأَلُكَ عَمَلاً صَالِحًا، وَنَسْأَلُكَ دِيْنًاقَيِّمًا، وَنَسْأَلُكَ خَيْرًا كَثِيْرًا، وَنَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ، وَنَسْأَلُكَ تَمَامَ الْعَافِيَةِ، وَنَسْأَلُكَ الشُّكْرَ عَلَى الْعَافِيَةِ، وَنَسْأَلُكَ الْغِنَاءَ عَنِ النَّاسِ، اَللهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صَلاَتَنَا وَصِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَتَخُشُّعَنَا وَتَضَرُّعَنَا وَتَعَبُّدَنَا وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَنَا يَا اَللهُ يَااَللهُ يَااَللهُ يَااَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى خَيْرِ خَلْقِهِ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِيْنَ، وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

“Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu iman yang tetap, kami memohon kepada-Mu hati yang khusyu’ kami memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, kami memohon kepada-Mu keyakinan yang benar, kami memohon kepada-Mu amal yang shaleh, kami memohon kepada-Mu agama yang lurus, kami memohon kepada-Mu kebaikan yang banyak, kami memohon kepada-Mu ampunan dan afiat, kami memohon kepada-Mu kesehatan yang sempurna, kami memohon kepada-Mu syukur atas kesehatan, dan kami memohon kepada-Mu terkaya dari semua manusia. ya Allah, Tuhan kami, terimalah dari kami shalat kami, puasa kami, shalat malam kami, ke khusyu’an kami, kerendahan hati kami, ibadah kami, sempurnakanlah kelalaian kami, wahai Allah, wahai Allah, wahai Allah, wahai Zat Yang Paling Penyayang diantara para penyayang, semoga rahmat Allah tercurahkan kepada sebaik-baik makhluk-Nya, Muhammad, keluarga dan sahabatnya semua, dan segala puji milik Allah, tuhan semesta alam.”

Tata Cara Shalat Witir 3 Rakaat Langsung

Kalau ingin melakukan shalat witir 3 rakaat langsung tidak boleh diserupakan dengan shalat magrib.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah Saw bersabda:

لا توتروا بثلاث أوتروا بخمس أو بسبع ولا تشبهوا بصلاة المغرب

“janganlah lakukan shalat witir yang tia rakaat seperti shalat magrib. Namun berwitirlah dengan lima atau tujuh rakaat”

Maksudnya kalau caranya seperti shalat magrib berarti yang tiga rakaat memakai tasyahud awal. Itu yang tidak di bolehkan pada tiga rakaat.

Demikian tentang tata cara shalat witir semoga bermanfaat untuk anda semua.

(Visited 2 times, 1 visits today)
Gambar Gravatar
Perkenalkan saya Azqiara, saya seorang penulis di dalam website ini untuk berbagi banyak sekali tentang pengertian dan penjelasannya sangat detail, saya berharap tulisan ini dapat bermanfaat untuk anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *