Struktur dan Fungsi Kelenjar Timus Lengkap

Diposting pada
Loading...

Hello gaes, jumpa lagi dengan admin cantik Idpengertian.com yang akan memberikan kalian semua informasi-informasi menarik dan akurat. Nah sobat, kali ini admin akan mengulas materi mengenai Struktur Kelenjar Timus dan juga Fungsinya, simak pembahasannya di bawah ya.

Pengertian Kelenjar Timus

Definisi dari Kelenjar timus adalah kelenjar yang terletak dalam rongga dada atas dan memiliki fungsi utama untuk memproduksi Sel limfosit T. Dan kelenjar timus termasuk ke dalam organ endokrin yang penting dalam sistem kekebalan tubuh. Kelenjar timus akan tumbuh dan mencapai berat maksimalnya saat manusia memasuki masa pubertas kemudian hilang saat beranjak dewasa, Untuk itu kelenjar timus hanya sering dijumpai pada nak usia dibawah 18 tahun. Mempunyai warna  kemerah-merahan dan terdiri dari dua lobus.

Struktur dan Fungsi Kelenjar Timus Lengkap
Struktur dan Fungsi Kelenjar Timus Lengkap

Struktur Kelenjar Timus

Selain itu, kelenjar timus merupakan organ lembut yang terletak di atas jantung tepat setelah leher pada rongga dada bagian atas. Dan kelenjar timus dibagi menjadi dua lobus yang dikelilingi oleh kapsul fibrosa.

Pada saat manusia dilahirkan kelenjar ini memiliki panjang sekitar 5 mm, lebar 4 mm dan tebal 6 mm. Dan masing-masing lobul disusun oleh lobulus-lobulus yang dipisahkan oleh jaringan areolar. Kelenjar timus terdiri dari 2 bagian utama yaitu:

Korteks

Adalah bagian luar yang di susun oleh limfosit dan sel epitel retikular yang akan berhubungan dengan bagian medulla. Korteks merupakan tempat awal terbentuknya sel T.

Medulla

Dalam bagian medulla sel epitel retikularnya lebih kasar, sedangkan sel limfositnya lebih sedikit. Dan pada bagian medulla juga di temukan Hassall’s corpus yaitu struktur seperti sarang yang merupakan tempat berkumpulnya sel epitel retikular, medulla merupakan tempat pembentukan sel T lanjutan.

Baca Juga : Pengertian Fungsi Sistem Imun

Fungsi Kelenjar Timus

Adapaun fungsi kelenjar timus yang diantaranya yaitu:

Produksi Sel Limfosit T

Dalam kelenjar timus akan memproduksi hormon tymosin, hormon ini berfungsi sebagai pemicu pembentukan sel limfosit T dalam tubuh. Dan sel limfosit T itu sendiri merupakan kelompok sel darah putih yang sangat penting dalam sistem kekebalan tubuh, terutama sistem kekebalan tubuh seluler. Kemudian sel limfosit T dapat membedakan jenis patogen berdasarkan kemampuannya berevolusi sepanjang waktu.

Sedikit Berperan Dalam Pertumbuhan Sampai Masa Pubertas

Di samping sebagai bagian dari sistem imun, kelenjar timus juga memiliki sedikit peran untuk pertumbuhan seseorang karena pada kelenjar timus terdapat penumpukan hormon pertumbuhan yaitu hormon somatotrof.

Bagian-bagian Kelenjar Timus

Memiliki aktivitas produktif di mulai sejak janin dalam kandungan, berlanjut setelah lahir dan puncaknya pada masa pubertas. Akan tetapi, aktivitas kelenjar timus mungkin terganggu pada anak yang mengidap HIV dan penyakit berat lain di mana kelenjar timus mungkin tidak produktif pada tahap awal. Layaknya gangguan pada awal masa perkembangan yang ditandai dengan hipoplasia atau apoplasia, ada efek mendalam pada imunitas yang dimediasi sel-T.

Maka, setelah pubertas, timus mengalami involusi bertahap dan digantikan oleh jaringan lemak. Dan masing-masing dari dua lobus di bagi menjadi beberapa lobus dengan ekstensi berserat dari kapsul timus.

Kelenjar Timus memiliki dua bagian:

  • Bagian luar disebut Korteks
  • Bagian dalam disebut medulla

Dalam korteks di penuhi dengan T-sel yang belum matang yang bermigrasi ke medula untuk menjadi matang. Disini juga T-sel belajar untuk membedakan antara penjajah dan struktur tubuh asing sehingga respon imun yang tidak pantas dapat di cegah. Dan jenis sel yang di temukan di kelenjar timus termasuk neutrofil, eosinofil, makrofag dan limfosit B.

Letak Kelenjar Timus

Kelenjar timus terletak di bagian anterior rongga dada. Membentang dari bagian inferior leher ke mediastinum superior. Itu terletak di bagian depan manubrium sternum (tulang dada) dan memiliki ukuran bervariasi, mungkin bisa meluas ke bagian atas dari mediastinum bawah (di bawah sudut sternum). Dan hal ini menempatkan kelenjar timus kira-kira pada tingkat T4 untuk T6 vertebra. Hal ini melekat pada dinding dada anterior dan di baliknya terdapat aorta, saluran pernapasan dan kerongkongan.

Kelainan Pada Kelenjar Timus

Myasthenia gravis ialah kondisi yang mempengaruhi otot dan menyebabkan otot melemah dalam jangka panjang, terutama otot-otot yang mengontrol mata, kelompak mata, ekspresi wajah mengunyah, menelan, berbicara dan lain-lain. Penyakit ini biasanya menyerang laki-laki berusia 60 tahun keatas dan wanita usia kurang dari 40 tahun.

Di samping itu Myasthenia gravis juga dapat menghancurkan sinyal atau komunikasi antar saraf dan otot sehingga otot-otot menjadi lemah dan mudah lelah. Salah satu penyebab mengapa kelenjar timus menyerang sel yang sehat yaitu karena ukuran kelenjar timus yang tidak mengecil setelah masa puberts “menurut para ahli, meskipun penyebabnya belum diketahui secara pasti”.

Demikianlah ulasan materi singkat mengenai Struktur Kelenjar Timus beserta Fungsinya lengkap untuk kalian semua, semoga bermanfaat ya, terima kasih.

(Visited 418 times, 1 visits today)
Loading...
Gambar Gravatar
Perkenalkan saya Azqiara, saya seorang penulis di dalam website ini untuk berbagi banyak sekali tentang pengertian dan penjelasannya sangat detail, saya berharap tulisan ini dapat bermanfaat untuk anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *