Pengertian Dan ‎Perbedaan Mitosis dan Meiosis

Posted on

Hay sobat Idpengertian.com yang budiman, jumpa lagi dengan saya admin cantik akan mengulas materi mengenai perbedaan mitosis dan meiosis. Sebelumnya mimin ingin memberi tahu kalian gaes, apa sih mitosis dan meiosis? Simak pembahasannya di bawah ya.

‎Perbedaan Mitosis dan Meiosis
‎Perbedaan Mitosis dan Meiosis

Pengertian dan Perbedaan Mitosis dan Meiosis – Mitosis sendiri adalah reproduksi atau pembelahan sel yang menghasilkan dua sel anak, dimana sel membelah melalui tahap-tahap yang teratur, masing-masing mempunyai sifat dan jumlah kromosom yang sama dengan induknya. Pada pembelahan sel mitosis secara besar terdiri atas fase istirahat(interfase) , fase pembelahan inti(kariokinesis) dan fase pembelahan sitoplasma ( sitokinesis). Proses pembelahan mitosis berlangsung secara bertahap melalui beberapa fase, yaitu profase, metafase, anaphase, telofase, dan interfase.

Dan sedangkan meiosis adalah reproduksi atau pembelahan sel atau biasa disebut pembelahan reduksi yang menghasilkan empat sel anak. Dimana dalam prosesnya terjadi pengurangan (Reduksi) jumlah kromosom. Selain itu, pembelahan sel meiosis berlangsung melalui dua tahap interfase, dikenal dengan meiosis I dan meiosis II.

Perbedaan Mitosis dan Meiosis

Di samping itu, mitosis dan meiosis dapat di bedakan berdasarkan berbagai aspek di antaranya dari tujuan prosesnya, jumlah pembelahan sel, tempat pembelahan dan sifat sel anaknya. Berikut perbedaan pembelahan mitosis dan meiosis,

Mitosis :
  • Dapat terjadi pada semua sel tubuh (autosom) yang sedang memperbanyak diri.
  • Cuma terdapat satu tahap pembelahan dalam satu siklus pembelahan sel.
  • Pada mitosis tidak terdapat pasangan kromosom homolog, yang berpisah adalah kromatid-kromatid yang bergerak menuju kutub yang berbeda.
  • Tidak terjadi pertukaran segmen kromosom.
  • Terjadi di sel romantik.
  • Ada tahapan mitosis : “profase-metafase-anafase dan telofase diselingi oleh interfase”.
  • Tujuan prosesnya adalah untuk masa pertumbuhan seseorang.
  • Sifat sel anak berupa diploid atau 2n.
  • Pada sel baru yang di hasilkan sari suatu mitosis akan mempunyai struktur genetik yang sama dengan sel awal.
  • Pembelahan sel waktunya berlangsung singkat.
  • Memiliki jumlah kromosom per nukleus tetap dipertahankan pada sel anak.
  • Mempunyai hasil akhir dari pembelahan satu sel adalah dua sel baru yang sama.

Baca Juga : Pengertian KB

Meiosis :
  • Cuma terjadi pada sel gonad pada saat pembentukan gamet.
  • Ada dua tahap pembelahan, yaitu meiosis I dan meiosis II.
  • Ada pasangan kromosom homolog pada meiosis I, kemudian setiap anggota pasangan kromosom akan bermigrasi menuju kutub yang berbeda. Dalam meiosis II baru terjadi pemisahan kromatid seperti pada mitosis.
  • Adanya pindah silang antara kromosom homolog yang berpasangan.
  • Terjadi pada sel gonad di dalam tubuh.
  • Adanya tahapan meiosis: “profase I – metafase I – anafase I – telofase I – profase II – metafase II – anafase II – telofase II tanpa interfase”.
  • Bertujuan untuk mempertahankan adanya diploid.
  • Sifat sel anak berupa haploid atau n.
  • Suatu sel yang di hasilkan melalui proses meiosis akan mempunyai jumlah kromosom separuh dari sel semula.
  • Pembelahan sel waktunya berlangsung cepat.
  • Jumlah kromosom setengah dari nukleus semula.
  • Kemudian hasil akhir dari pembelahan satu sel adalah empat sel baru yang mempunyai jumlah kromosom separuh dari sel induk.

Tabel Perbedaan Mitosis dan Meiosis

Perbedaan Mitosis Meiosis
Adanya jumlah Pembelahan Hanya satu pembelahan Biasanya dua pembelahan dan lebih bertahap
Tujuan Untuk reproduksi aseksual, pertumbuhan dan reparasi sel. Juga Untuk perkembangbiakan organisme eukariotik uniseluler. Membutuhkan rekombinan dan proses reproduksi seksual. Juga untuk mengurangi jumlah kromosom.
Isi Duplikasi Konten berupa kromosom dan material sitoplasma. Tidak diplikasi kromosom dan sitoplasma pada pembelahan pertama. Pada pembelahan kedua sama dengan mitosis dan jumlah kromosom tidak berkurang
Pada Persilangan Tidak terjadi persilangan Terjadi proses persilangan (Cross over)
Sebuah Sentromer Sentromer terpisah pada fase anafase Sentromer tidak terpisah pada fase anafase I, tetapi pada anafase II meiosis
Pada Sitokinesis Sitokinesis terjadi hanya sekali Sitokinesis terjadi dua kali, yaitu pada fase telofase I dan telofase II.
Jumlah Sel Anak 2 sel 4 sel
Pada Sifat Sel Anakan Identik dengan sel induk Tidak identik dengan sel induk (terjadi kombinasi gen)
Sifat kromosom sel anak hasil pembelahan dari sel induk diploid (2n) Diploid (2n) Haploid (n)
Pada peranan bagi organisme eukariotik multiseluler Menghasilkan sel somatik Menghasilkan sel-sel gamet
Suatu Interkinesis Tidak ada Ada, antara meiosis I dengan meiosis II
Pada Metafase Kromosom berjajar di bidang ekuatorial dalam 1 baris Metafase II : kromosom berjajar di bidang ekuatorial dalam 1 baris
Pada Duplikasi kromosom (kromatid saudara) Pada awal profase Para pertengahan profase I (fase pakiten)
Suatu Sinapsis kromosom homolog Tidak terjadi Terjadi pada profase I
Pada Pindah silang (crossing over) gen pada kromosom Tidak ada Ada
Suatu Sentromer saat anafase Terbagi 2 sehingga kromatid memisah saat anafase Pada anafase I, sentromer belum memisah. Sentromer memisah saat anafase II
Suatu Anafase Memisahkan kromatid saudara Anafase I : memisahkan pasangan kromosom homolog, Anafase II : memisahkan kromatid saudara

Demikianlah ulasan singkat mengenai Perbedaan Mitosis dan Meiosis yang saya sajiakan untuk sobat semua. Semoga dapat menambah wawasan dan juga bermanfaat ya, terima kasih.

(Visited 19 times, 1 visits today)
Gravatar Image
Perkenalkan saya Azqiara, saya seorang penulis di dalam website ini untuk berbagi banyak sekali tentang pengertian dan penjelasannya sangat detail, saya berharap tulisan ini dapat bermanfaat untuk anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *