Pengertian Seni Musik, Fungsi, Tujuan Dan Contohnya

Posted on

Pengertian Seni Musik

Kata musik berasal dari bahasa Yunani yaitu mousikos, yang di ambil dari salah satu nama dewa Yunani. Mousikos di lambangkan sebagai suatu dewa keindahan dan menguasai suatu bidang seni dan keilmuan.

Pengertian seni musik adalah suatu cabang seni yang menggunakan musik sebagai sarana untuk mengungkapkan suatu ekspresi pembuatnya. Sedangkan musik ialah sebuah seni yang menggunakan suara yang disusun sedemikian rupa yang sehingga mengandung irama, lagu, dan keharmonisan terutama pada suara yang dihasilkan dari alat-alat yang bisa menghasilkan irama.

Pengertian Seni Musik, Fungsi, Tujuan Dan Contohnya
Pengertian Seni Musik, Fungsi, Tujuan Dan Contohnya

Unsur-Unsur Seni Musik

Musik akan terdengar indah karena berbagai unsur musik yang tergabung di dalamnya. Berikut ini unsur-unsur yang terdapat dalam seni musik adalah sebagai berikut :

Melodi

Melodi adalah rangkaian sejumlah nada atau bunyi, yang di tanggapi berdasarkan perbedaan tinggi rendah atau naik turunnya. Melodi merupakan bentuk ungkapan penuh atau hanya penggalan ungkapan melodi.

Melodi terdiri dari durasi, pitch, dan tone. Pitch merupakan suatu yang mengatur serangkaian not dengan lambang alfabet A-G. Pitch sering disebut timbre atau warna suara. Rangkaian not-not menjadi melodi dalam serangkaian waktu tertentu yang di namakan durasi. Not bisa dihasilkan dari berbagai alat musik dengan warna suara yang berbeda atau disebut dengan istilah tone.

Ritme (Irama)

Ritme (Irama) ialah gerak yang teratur mengalir karena munculnya aksen secara tetap. Irama lebih terasa indah karena adanya jalinan perbedaan nilai dari satuan bunyi. Ritme adalah aliran ketukan dasar yang teratur mengikuti variasi gerak melodi.

Dengan mendengarkan lagu secara berulang-ulang kita bisa merasakan ritme lagu tersebut. Pola irama musik memberikan perasaan ritmis karena pada hakikatnya irama ialah penggerak perasaan yang erat hubungannya dengan gerak fisik. Ritme akan melekat di benak penikmat musik apabila sering dilatih.

Birama

Birama adalah unsur seni musik berupa ketukan/ ayunan secara berulang-ulang yang datang secara teratur dalam waktu yang sama. Birama umumnya dituliskan dalam angka pecahan seperti 2/4, 3/4, 2/3, dan seterusnya. Angka pembilang (di atas tanda “/” ) menunjukan jumlah ketukan, sedangkan angka penyebut (di atas tanda “/”) menunjukan nilai nada dalam satu ketukan. Birama yang nilai penyebutnya genap dinamakan birama bainar, sedangkan birama yang penyebutnya ganjil dinamakan birama ternair.

Terdapat 2 jenis birama utama yaitu birama perduaan dan birama pertigaan yang dapat diperinci menjadi :

  • Birama perduaan bersahaja : Birama 2/4 dan 2/8
  • Birama perduaan bertingkat : Birama 4/4, 8/4, 4/8, dan 8/8
  • Birama pertigaan bersahaja : Birama 3/4 dan 3/8
  • Birama pertigaan bertingkat : Birama 6/4, 6/8, 9/4, dan 9/8

Harmoni

Harmoni adalah hal yang berhubungan dengan keselarasan bunyi. Secara teknis, harmoni meliputi susunan, peranan, dan hubungan dari sebuah paduan bunyi dengan bentuk secara keseluruhan. Harmoni memiliki elemen interval dan akor. Interval merupakan susunan nada-nada yang jika di bunyikan secara serentak akan terdengar harmonis. Akor akan mengiringi melodi lagu sebagai satu kegiatan utuh dan enak di dengar.

Dengan demikian, dapat di ibaratkan melodi dapat memenuhi aspek seni musik secara horizontal, sedangkan harmoni dapat memenuhi aspek hubungan nada-nada secara vertikal. Peranan harmoni akan semakin nyata saat seorang penyanyi membawakan sebuah lagu dengan iringan alat musik. Harmoni memberi bobot, nilai dan bentuk tabuhan pada jalinan melodi. Sebuah lagu akan terdengar indah apabila mempunyai harmoni yang baik.

Tempo

Tempo ialah hal yang berhubungan dengan cepat lambatnya gerak musik atau lagu, atau bisa di katakan ukuran kecepatan birama lagu. Semakin cepat permainan suatu lagu, maka semakin besar nilai tempo lagu itu. Tanda tempo dibagi menjadi 4 macam, yaitu : Tempo Lambat (Largo, Adagio, Grave, Lento), Tempo Sedang (Andante, Andantino, Moderato, Allegro Moderato), Tempo Cepat (Allegro, Allegretto, Presto, Vivace), Tempo Perubahan (Rit, Ritard, a.t, dan Accel, serta String).

Ukuran untuk menentukan tempo adalah beat. Beat ialah ketukan dasar yang menunjukkan banyaknya ketukan dalam satu menit. Misalnya, sebuah lagu mempunyai beat MM70, artinya dalam satu menit terdapat 70 ketukan. MM adalah singkatan dari Metronome Malze. Metronome adalah alat pengukur tempo. Malze (1815) diambil dari nama pencipta alat ini.

Dinamik

Dinamik ialah hal yang berhubungan dengan keras lembutnya lagu dan perubahannya. Tanda dinamik dibagi menjadi 3, yaitu sebagai berikut;

Tanda dinamik lembut, yaitu;

  • Piano (p) = lembut,
  • Pianissimo (pp) =sangat lembut.

Tanda dinamik sedang, yaitu;

  • Mezzo Piano (mp) = agak keras,
  • Mezzo Forte (mf) = agak keras.

Tanda dinamik keras, yaitu;

  • Forte (f) = keras,
  • Fortissimo (ff) = sangat keras

Dinamik merupakan unsur yang paling kuat yang menunjukkan emosi atau perasaan yang terkandung dalam sebuah karya musik jika dibandingkan dengan unsur-unsur lainnya. Dinamik bisa menunjukkan sebuah karya musik yang memiliki emosi atau perasaan seperti sedih, riang, gembira, agresif, atau datar. Dinamik akan memainkan perasaan pemusik maupun pendengarnya sehingga akan masuk ke dalam musik yang didengarnya.

Tangga Nada

Tangga Nada ialah urutan atau deret nada yang disusun secara berjenjang. Antara nada satu dengan yang lain ada jarak tertentu. Ada yang berjarak antara 1/2, 1, 1 1/2, dan 2. Jarak inilah yang menentukan kemungkinan variasi nada dan jenis tangga nada. Misalnya, kalau kita suarakan do, re, mi, fa, sol, la, si, do, berarti kita menyuarakan urutan nada dari nada yang rendah ke nada yang semakin tinggi. Urutan itu di awali dari salah satu nada dan di akhiri oleh nada yang sama tetapi lebih tinggi 1 oktaf.

Tangga nada 3 macam, yaitu Tangga Nada Diatonis, Tangga Nada Pentatonis dan Tangga Nada Kromatis.

Timbre

Timbre ialah warna bunyi atau kualitas bunyi yang membedakan kesan. Timbre sebuah alat musik dipengaruhi oleh sumber bunyi dan cara bergetarnya. Timbre yang di hasilkan alat musik petik pasti akan berbeda dengan timbre yang di hasilkan dari alat musik pukul, meskipun keduanya di mainkan dalam nada yang sama.

Baca Juga : Pengertian Musik Ansambel, Jenis Serta Fungsinya

Macam-Macam Seni Musik

Pada seiring prekembangan jaman penggunaan musik semakin maju dan berkembang. Banyak sekali cabang seni musik dan macam seni musik yang tercipta karena pergantian zaman ini, berikut ini penjelasan dari macam-macam musik.

Musik Seni

Musik seni atau biasa disebut Musik Serius ialah sebuah istilah pengelompokkan jenis musik yang bertuju pada teori bentuk musik klasik Eropa. Berbeda dengan musik Populer atau musik masa, jenis musik ini umumnya tidak akan cepat menghilang oleh waktu, sehingga terus bertahan berabad-abad hingga sekarang.

Musik Klasik

Musik klasik pada dasarnya merujuk pada musik klasik Eropa, tetapi terkadang ada juga musik klasik Persia, India dan lain-lain. Musik klasik ialah suatu istilah luas, yang mengacu pada musik yang berakar dari suatu tradisi kesenian Barat, musik kritiani dan musik orkestra, yang mencangkup periode dari sekitar abad ke-9 hingga abad ke-21.

Musik Jazz

Musik Jazz ialah jenis musik yang lahir dari penggabungan musik blues, ragtime dan musik Eropa terutama musik band. Pada musik jazz banyak menggunakan alat musik gitar, trombon, piano, trompet dan saksofon. Di dalam musik jazz ada elemen penting yaitu blue notes, improvisasi, polyrhythms, sinkopasi dan shuffle note.

Musik Gospel

Musik Gospel adalah genre yang didominasi oleh vokal dan biasanya memiliki tema kristen. Beberapa subgenrenya ialah contemporary gospel dan urban contemporary gospel. Sebenarnya lagu jenis Gospel ini mempunyai nuansa mirip Rock n Roll (karena musik Rock n Roll sebenarnya merupakan gabungan dari rock, jazz dan gospel), yang pada awalnya dikenalkan oleh orang-orang kristen kulit hitam di Amerika.

Musik Blues

Musik Blues berasal dari masyarakat Afro-Amerika kemudian berkembang dari musik Afrika Barat. Kemudian musik jenis ini memengaruhi genre musik pop saat ini, termasuk juga ragtime, jazz, big band, rhythm and blues, rock and rool, country dan musik pop.

Musik Rhythym and Blues (R&B)

Rhythym and Blus biasa disingkat R&B ialah nama musik tradisional masyarakat Afro-Afrika yaitu musik pop kulit hitam mulai dari tahun 1940-an yang bukan jazz atau blues.

Musik Funk

Musik Funk ialah sebuah aliran musik yang mengandung untuk musik tarian Afrika-Amerika. Pada umumnya musik ini bisa kita kenali lewat ritme yang sering terpotong singkat, bunyi gitar ritme yang tajam, perkusi yang dominan, pengaruh jazz yang kuat, irama-irama yang dipengaruhi musik afrika. Serta kesan kegembiraan dapat didengar.

Musik Rock

Musik Rock meliputi semua musik pop sejak awal 1950-an. Bentuk paling awal rock and roll ialah perpaduan dari berbagai genre pada akhir 1940-an. Hal ini kemudian tersebar ke seluruh dunia dan pada pertengahan 1960-an beberapa grup musik inggris, contohnya The Beatles juga meniru dan akhirnya pun menjadi populer. Musik rock lalu berkembang menjadi psychedelic rock, kemudian menjadi progressive rock.

Musik Metalcore

Metal merupakan aliran musik yang lebih keras di bandingkan dengan Rock walau juga terdapat band metal yang mempunyai lagu dengan nyanyian yang terkesan slow. Genre Metal bisa dikategorikan keras dimana lagunya mempunyaivocal ala scream, growl dan yang terbaru adalah pigsqueal dimana vokal ini lebih banyak digunakan pada lairan hardcore, post-Hardcore, screamo, metalcore, deathcore, death metal, black metal, electronic hardcore dan lainnya.

Musik Electronic / Techno

Musik Electronic disebut juga Techno. Techno di mulai sebelum di temukannya synthesizer, dengan tape loops dan alat musik elektronik anlog pada tahun 1950-an dan 1960-an.

Hip Hop / Rap / Rapcore

Musik hip hop bisa juga dianggap subgenre dari R&B. Musik ini dimulai pada awal 1970-an dan 1980-an, musik ini mulanya berkembang di pantai timur AS, kadang disebut juga East Coast Hip HOP. Pada sekitar tahun 1992, musik hip hop dari pantai barat juga mulai terkenal denga nama West Coast Hip Hop. Pada jenis musik ini dicampur dengan heavy metal menghasilkan rapcore.

Musik Tradisional

Musik Tradisional ialah musik yang hidup di dalam masyarakat secara turun temurun dan dipertahankan bukan sebagai hiburan saja, melainkan juga dipakai untuk pengobatan, ritual, ada juga sebagai sarana berkomunikasi antara manusia dan penciptaanya. Hal ini menurut kepercayaan masing-masing orang saja. Musik tradisional juga merupakan pebendaharaan seni lokal di masyarakat.

Musik Dangdut

Musik Dangdut merupakan musik yang berasal dari Indonesia. Dangdut juga mempunyai nuansa India dan Melayu. Pada awalannya, musik ini hanya dianggap kelas bawah, namun berkembangannya waktu, musik ini menjadi trend di masyarakat dan semua kalangan ini merasakan musik dangdut tersebut.

Fungsi Seni Musik

Dalam sebuah karya seni selalu mempunyai banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari tidak terkecuali musik. Banyak sekali manfaat yang dapat diambil dari musik, berikut ini penjelasan lengkap terkait fungsi dan manfaat seni musik dalam kehidupan sehari-hari:

Musik Sebagai Sarana Ekspresi Diri

Musik dapat dijadikan sebagai sarana ekspresi diri karena seniman musik akan lebih mudah berekspresi atau mengungkapkan sebuah perasaannya lewat musik.

Musik Sebagai Sarana Hiburan

Musik juga bisa menjadi sarana hiburan, karena musik sangat menghibur jika dimainkan.

Musik Sebagai Sarana Upacara

Musik di Indonesia, pasti akan selalu berkaitan erat dengan sebuah upacara-upacara tertentu seperti perkawinan, kelahiran, kematian, serta upacara keagamaan dan kenegaraan.

Musik Sebagai Sarana Tari

Musik juga berfungsi sebagai pengiring seni tari, karena selalu cocok jika dihubungkan dengan tarian. Keduanya saling berkaitan satu sama lain dengan adanya suatu kesamaan pola dan ritme satu sama lainnya, suatu tarian tanpa diiringi irama musik akan terasa hampa (kosong) dan menyulitkan bagi sang penari.

Musik Sebagai Sarana Pendidikan

Musik juga bisa sebagai media pendidikan, musik digunakan dalam suatu proses pembelajaran di sekolah. Yaitu digunakan untuk menciptakan rasa cinta tanah air kepada siswa siswanya melalui lagu-lagu perjuangan.

Tujuan Seni Musik

Setiap karya manusia pasti mempunyai tujuan tertentu. Termasuk karya yang berupa musik, beberapa tujuan di ciptakannya musik adalah sebagai berikut :

  • Tujuan Magis : musik pada tujuan ini, musik dianggap properti yang mampu memperkuat suasana magis dalam ritual-ritual tertentu.
  • Tujuan Religius : musik dapat diciptakan sebagai pengakuan akan keagungan Tuhan, sebagai sarana mendekatkan diri dengan Tuhan.
  • Tujuan Simbolis : karya musik yang diciptakan pada konteks ini memiliki tujuan simbolis yang dapat menimbulkan kebanggaan terhadap sesuatu. Seperti lagu kepahlawanan, atau lagu kebangsaan.
  • Tujuan Komersial : disini sudah jelas, musik dijadikan barang yang dapat membuahkan penghasilan bagi senimannya.
  • Tujuan Kreatif : tujuan penciptaannnya semata-mata hanya untuk kepuasan dirinya sendiri dan biasannya bersifat eksperimental.
  • Tujuan Rekreatif : musik di ciptakan untuk hiburan semata.

Demikianlah pengertian seni musik, fungsi, tujuan dan contohnya. semoga bermanfaat.

“Pengertian Seni Musik, Fungsi, Tujuan Dan Contohnya”

(Visited 348 times, 9 visits today)
Gravatar Image
Perkenalkan saya Rofiana Fika Sari, saya sebagai penulis dalam blog ini. Semoga apa yang saya bagikan didalam artikel dapat menambah keilmuan anda dan semoga bermanfaat Amin.....

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *