Azqiara Perkenalkan saya Azqiara, saya seorang penulis di dalam website ini untuk berbagi banyak sekali tentang pengertian dan penjelasannya sangat detail, saya berharap tulisan ini dapat bermanfaat untuk anda.

Pengertian Quality Control Menurut Para Ahli Lengkap

3 min read

Pengertian Quality Control Menurut Para Ahli Lengkap – Setiap perusahaan pasti ingin menghasilkan produk yang baik dan berkualitas, di sini peran seorang quality control sangat jelas terlihat. Kualitas baik maupun buruk produksi perusahaan tergantung dari jasa karyawan di bidang ini yaitu bidang Quality Control. berikut penjelasan lengkap tentang pengertian Quality Control.

Pengertian Quality Control Menurut Para Ahli Lengkap
Pengertian Quality Control Menurut Para Ahli Lengkap

Pengertian Quality Control

Apa yang dimaksud dengan Quality Control adalah suatu proses yang pada intinya menjadikan entitas sebagai peninjau kualitas dari semua faktor yang terlibat dalam kegiatan produksi.

Pengendalian mutu atau pengendalian kualitas yang melibatkan pengembangan sistem untuk memastikan bahwa produk dan jasa di rancang udan di produksi untuk memenuhi atau melampaui persyaratan dari pelanggan maupun produsen sendiri.

Pengertian Quality Control Menurut para Ahli

Dr.K. Ishikawa

Menurutnya, Pengertian Quality Control adalah suatu kegiatan meneliti, mengembangkan, merancang dan memenuhi kepuasan konsumen, dan memberi pelayanan yang baik,di mana pelaksanaannya melibatkan seluruh kegiatan dalam perusahaan mulai pimpinan teratas sampai karyawan pelaksanaan.

Feightboum

Menurutnya, pengertian Quality Control adalah suatu sistem yang efektif untuk mengintegrasikan kegiatan-kegiatan pemeliharaan dan pengembangan mutu dalam suatu organisasi sehingga dapat di peroleh produksi dan service dalam tingkat yang paling ekonomis dan memuaskan konsumen.

Ishita Nobuyuki

Menurutnya, pengertian Quality Control adalah aktivitas memelihara dan memperbaiki produk dan service yang di tawarkan kepada perusahaan, Quality Control bukan hanya menjadi tanggung jawab bagian Quality Control saja, tetapi seluruh karyawan atau pihak menjadi satu kesatuan untuk memecahkan masalah.

Tujuan Quality Control

Quality Control berarti memenuhi keinginan customer terhadap produk dan service, maka tujuan Quality Control berdasarkan pengertian tersebut adalah :

  • Memberikan kualitas atau quality produk dan aktifitas kerja.
  • mengontrol biaya atau cost.
  • Ketepatan dalam penyampaian delivery.
  • Menjamin keselamatan atau Safety.
  • Evironment atau ramah lingkungan.
  • Memenuhi keinginan customer terhadap produk dan service.
  • Menghasilkan sebuah kualitas produk yang baik dan ramah lingkungan.

Membuat keseimbangan antara Quality dan cost. Kualitas di capai secara ekonomis dan efisien hanya bila tiap proses dapat memberi jaminan kualitas pekerjaannya pada proses-proses berikutnya. Aktivitas QC circle (berkesinambungan), operasional ZD (Zero Defect).

Fungsi Quality Control

Fungsi dari kegiatan Quality Control adalah sebagai berikut:

  • Melakukan pemantauan proses produksi dari awal proses sampai menjadi barang jadi.
  • Memberitahukan kepada Supervisor Quality Control apabila ada ketidak sesuaian proses.
  • Meluluskan produk jadi atau finish goods.
  • Melakukan pengambilan sample per tinggal (retain).
  • Membuat laporan pengamatan proses harian.
  • Melaksanakan tugas-tugas lainya yang di berikan oleh supervisor Quality Control.
  • Untuk memastikan produk dan jasa yang di rancang dan di produksi telah memenuhi persyaratan dari pelanggan atau produsen itu sendiri.

Prinsip Dasar Quality Control

  1. Kualitas adalah memenuhi keinginan sesuai yang di harapkan oleh pelanggan, yaitu dengan memberikan barang serta servce yang memuaskan.
  2. Quality Control adalah Top Managemen sampai dengan seluruh karyawan benar-benar merasakan dan menyadari bahwa Quality adalah jiwa dari perusahaan.
  3. Langkah awal yang harus dilakukan dalam meneliti Quality Control yaitu menggunakan Plan-Do-Action atau juga disebut Deming Circle.

Langkah-langkah dalam Quality Control

  1. Langkah yang harus dilakukan pertama kali dalam meneliti Quality Control adalah harus benar-benar mengerti serta memahami keadaan baik kelemahan ataupun kelebihan yang ada dalam diri sendiri.
  2. Selanjutnya adalah mampu mengurangi kesalahan pada diri sendiri.
  3. Setelah menemukan penyebab masalahnya, ambil penyebab nomor 1dan 2, buang penyebab nomor 3,4 dan seterusnya.
  4. Jangan hanya melihat hasilnya saja tetapi check dulu satu persatu prosesnya.
  5. Check dan yakinkan fakta yang ada di lapangan, dengan produk dand data.
  6. Lakukan pengamatan pada nilai rata-rata dari hasil data, karena bisa saja terjadi ketidak seimbangan pada nilai rata-rata.
  7. Jangan hanya melakukan penyelidikan, tetapi hasil dari penyelidikan tersebut di check satu persatu prosesnya.
  8. Cara bekerja serta urutan bekerja jangan hanya di sampaikan secara lisan tetapi sampaiakanlah dalam bentuk tulisan.
  9. Kalau melihat sesuatu yang abnormal, segera lakuykan action, stop, mesin, hubungi maintenance, segera cari penyebanya dan lakukan tindakan perbaikan.
  10. Jangan sampai kesalahan yang sama terulang kembali.

Tugas dan Tanggung Jawab Quality Control

Berikut adalah tugas dan tanggung jawab dari Quality Control yaitu:

  • Memantau perkembangan seluruh produk yang di produksi oleh perusahaan.
  • Bertanggung jawab untuk dapat memperoleh kualitas dalam produk dan jasa perusahaannya.
  • Tugas utama Quality Control tetap sama di semua industri namun, metode untuk menenrukan kualitas suatu produk bervariasi setiap perusahaan.
  • Dalam produk material, QC memverifikasii kualitas produk dengan bantuan parameter seperti berat badan, tekstur dan sifat fisik lain dari perusahaan.
  • Dalam industri mekanik QC dapat menjamin kualitas setiap bagian secara individual. Demikian juga, berlaku untuk setiap industri metode ini bervariasi setiap produk.
  • QC memonitor setiap proses yang terlibat dala produksi produk.
  • Memastikan kualitas barang yang di bel serta barang jadi.
  • Merekomendasikan pengolahan ulang pada produk-produk berkualitas rendah.
  • Bertanggung jawab untuk dokumentasi inspeksi dan tes yang di lakukan pada produk dari sebuah perusahaan.
  • QC harus memastikan produk dari standar perusahaan memenuhi mutu ISO seperti 9001, ISO 9002 dan lain-lain.
  • Menjaga checklist proses inspeksi dan protokol yang di gunakan dalam suatu perusahaan.
  • Bertanggung jawab untuk mengidentifikasi suatu masalah dan isu-isu mengenai kualitas produk dan juga harus membuat rekomendasi kepada otoritas yang lebih tinggi.
  • Membuat sebuah analisis catatan sejarah perangkat dan dokumentasi produk sebelumnya untuk referensi di masa mendatang.

Contoh penerapan Quality Control

Berikut ini adalah contoh perbandingan penerapan dari teori quality control dari dua buah perusahaanyang dari perbandingan tersebut dapat kita analisa perusahaan manakah yang dapat bertahan hidup?

Perusahaan A

Perusahaan B

Riwayat PerusahaanLamaBaru
Biaya PengolahanMahalMurah
LokasiDaerah (kurang strategis)Kota (strategis)
Cara Pemikiran BekerjaMenerima apa sajaMenerima yang bisa saja
Jumlah KaryawanBanyakSedikit
% Produk NG2-3%Di bawah 1%

 

Demikian penjelasan tentang Pengertian Quality Control Menurut Para Ahli Lengkap. Semoga dapat menambah wawasan dan informasi kalian mengenai Quality Control. Terima kasih dan semoga bermanfaat.

 

(Visited 3.259 times, 11 visits today)
Loading...
Azqiara Perkenalkan saya Azqiara, saya seorang penulis di dalam website ini untuk berbagi banyak sekali tentang pengertian dan penjelasannya sangat detail, saya berharap tulisan ini dapat bermanfaat untuk anda.
Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *