Pengertian Penyerbukan Silang Ciri Ciri Dan Contohnya

Diposting pada
Loading...

Pengertian Penyerbukan Silang Ciri Ciri Dan Contohnya – Pengertian penyerbukan adalah peristiwa jatuhnya serbuk sari di kepala putik atau sering disebut juga dengan persarian. Serbuk sari dapat berasal dari sati bunga dan dapat pula berasal dari bunga yang lain, bahkan berasal dari tumbuhan berbeda.

Pengertian Penyerbukan Silang Ciri Ciri Dan Contohnya
Pengertian Penyerbukan Silang Ciri Ciri Dan Contohnya

Pengertian Penyerbukan Silang

Penyerbukan silang atau alogami adalah penyerbukan yang terjadi oleh serbuk sari yang berasal dari tumbuhan lain yang sejenis. Dan apabila serbuk sari berasal dari bunga lain yang tumbuhannya tidak sejenis dinamakan penyerbukan bastar.

Penyerbukan silang ialah suatu proses ketika satu tanaman menyerbuki tanaman dari varietas lain. Dua tanaman mennggabungkan materi genetik dan biji yang dihasilkan dari penyerbukan yang akan memiliki karakteristik dari kedua varietas dan merupakan varietas baru. Penyerbukan silang adalah penyerbukan yang terjadi apabila serbuka sari yang jatuh di kepala putik barasal dari bunga lain yang sejenis tetapi berbeda pohonnya.

Berdasarkan dari faktor yang menyebabkan sampainya serbuk sari ke kepala putik, proses penyerbukan dibedakan menjadi:

  1. Penyerbukan oleh angin

Bunga yang penyerbukannya dibantu oleh angin memiliki ciri-ciri antara lain, memiliki serbuk sari yang banyak, kecil, kering dan ringan sehingga mudah diterbangkan oleh angin. Pada dasarnya bunganya kecil atau mahkotanya kecil dan bahkan ada yang tidak memiliki mahkota. Contohnya adalah bunga pada tumbuhan rerumputan.

  1. Penyerbukan oleh hewan

Bunga yang penyerbukannya di bantu oleh hewan memiliki ciri-ciri antara lain memiliki mahkota bunga yang besar, menarik, memiliki warna warna mahkota yang mencolok, mengeluarkan bau yang khas serta menghasilkan nektar yang semuanya dapat menariki binatang untuk menghampirinya. Bunga jenis ini pada umumnya memiliki serbuk sari yang menggumpal dan lengket sehingga mudah menempel pada hewan (terutama pada kaki-kaki serangga). Contoh hewan yang biasanya membantu penyerbukan adalah kupu-kupu, lebah madu, kelelawar dan lain sebagainya.

  1. Penyerbukan oleh air

Penyerbukan yang di bantu oleh air biasanya terjadi pada tumbuhan-tumbuhan air. Hal ini terjadi dikarenakan air hujan yang turun dapat mengenai serbuk sari. Air yang telah mengandung serbuk sari tersebut kemudian jatuh pada kepada putik sehingga terjadilah penyerbukan.

  1. Penyerbukan oleh manusia

Tumbuhan yang proses penyerbukannya di bantu oleh manusia adalah tumbuh-tumbuhan yang umumnya berguna bagi kehidupan manusia sehingga manusia sering melakukan kontak dengan tumbuhan berbunga tersebut. Contohnya adalah vanili dan bunga anggrek.

Ciri-ciri penyerbukan silang

Ciri khas bunga atau tanaman yang melakukank penyerbukan silang di antaranya:

  • Dilihat secara morfologi bunga, serbuk sari terhalang menyerbuki kepala putik, misalnya posisi benang sari yang berada di bawah kepala putik atau berada pada bunga yang berbeda.
  • Waktu kematangan kepala putik dan benang sari yang berbeda, sehingga ketika benang sari jatuh di kepala putik tidak terjadi peleburan antara sel gamet jantan dan betina. Atau putik matang terlebih dahulu dari pada benang sari, sehingga serbuk sari bunga dari tanaman lain dapat menyerbukinya terlebih dahulu.
  • Ketidak sesuaian alat kelamin (inkompatabilitas). Penyerbukan oleh serbuk sari bunga yang sama tidak pernah menghasilkan pembuahan, sehingga putik harus di serbuki oleh serbuk sari dari bunga lain yang memiliki kesesuaian (kompatibel).
  • Bunga bertipe monoeceous atau bunga jantan dan bunga betina berpisah dalam satu tanaman. Contoh tanaman yang memiliki bunga bertipe monoeceous ini adalah tanaman jagung. Tanaman jagung memiliki bunga jantan di ujung batang dan bunga betina di ujung ketiak daun (batang). Tepung sari dapat tersebar dengan bantuan angin, sehingga berpotensi besar melakukan penyerbukan silang.
  • Bunga yang bertipe dioeceous atau bunga jantan dan betina terpisah dan berada pada tanaman yang berbeda. Contoh mudah untuk jenis tanaman yang memiliki tipe bunga seperti itu adalah tanaman pepaya. Tanaman pepaya pada umumnya memiliki satu jenis bunga pada satu tanaman. Bunga betina saja/bunga jantan saja, meskipun ada juga yang memiliki bunga jantan dan betina dalam satu tanaman, akan tetapi sangat jarang sehingga tanaman yang memiliki bunga bertipe dieoceous umumnya merupakan spesies tanaman yang menyerbuk silang.

 

Contoh penyerbukan silang

Contoh tumbuhan penyerbukan silang, di antaranya sebagai berikut:

Pepaya

Pohon pepaya umumnya tidak bercabang atau memiliki cabang yang sedikit, tumbuh hingga setinggi 5-10 m dengan daun-daunan yang membentuk serupa spiral pada batang pohon bagian atas. Daunya menyirip lima dengan tangkai yang panjang dan berlubang di bangian tengah. Bentuknya dapat bercangap ataupun tidak. Pepaya kultivar biasanya bercangap dalam.

Pepaya adalah monodioecious (beruah tunggal sekaligus berumah dua) denganh tiga kelamin: tumbuhan jantan, betina dan banci. Tumbuhan jantan di kenal sebagai “pepaya gantung”, yang walaupun jantan kadang-kadang dapat menghasilkan buah pula. Buah yang mandul tidak menghasilkaan biji yang subur, dan di jadikan bahan obat tradisional. Bunga pepaya memiliki warna kining pucat dengan tangkai atau duduk pada batang. Bunga jantan tumbuh pada tangkai panjang. Bunga biasanya di temukan pada daerah sekitar pucuk.

Kelamin jantan pepaya di tentukan oleh suatu kromosom Y-primitif, yang 10% dari keseluruhan panjangnya tidak mengalami suatu juga telah di temukan untuk membedakan pepaya berkelamin betina dari pepaya jantan atau banci.

Salak

Palma berbentuk perdu atau hampir tidak berduri banyak, melata dan beranak banyaki, tumbuh menjadi rumpun yang rapat dan kuat. Batang menjalar di bawah atau di atas tanah, membentuk, sering bercabang, berdiameter 10-15.

Kebanyakan berumah dua atau dioesis ini, terletak dalam tongkol majemuk yang muncul di ketiak daun, bertangkai, mula-mula tertutup oleh seludang, yang belakangan mengering dan mengurai menjadi serupa serabut. Tongkol dari bunga jantan 50-100 cm panjangnya, terdiri atas 4-12 bulir yang masing-masing panjangnya antara 7-15 cm, dengan banyak bunga kemerahan terletak di ketiak sisik-sisik yang tersusun rapat. Tongkol dari bunga betina 20-30 cm, bertangkai panjang, terdiri atas 1-3 bulir yang panjangnya  mencapai 10 cm.

Melinjo

Melinjo merupakan tumbuhan tahunan, berbentuk. Bijinya tidak terbungkus daging tetapi terbungkus kulit luar. Batangnya kokoh dan bisa di manfaatkan sebagai bahan, daunanya tunggal dengan ujung tumpul. Melinjo tidak dapat menghasilkan dan sejati karena bukan termasuk tumbuhan berbunga. Yang di anggap sebagai buah sebenarnya adalah yang terbungkus oleh selapis yang berdaging.

Tanaman melinjo dapat tumbuh mencapai 100 tahun lebih dan setiap panen raya mampu menghasilkan melinjo sebanyak 80-100 kg, bila tidak di pangkas bisa mencapai ketinggian 25 m dari permukaan tanah. Tanaman melinjo dapat di perbanyak dengan cara generatif (biji) atau vegetatif (cangkokan, okulasi, penyambungan dan stek).

Bunga matahari

Tumbuhan semusim yang berasal dari Amerika Tropik utara (Meksiko), tinggi 3m sampai 5m tergantung varietasnya. Daun tunggal lebar. Batang biasanya di tumbuhi rambut kasar, tegak, jarang bercabang.

Wortel

Wortel adalah tumbuhan biennial dengan siklus hidup 12-24 bulan yang menyimpan karbohidrat dalam jumlah besar untuk tumbuhan tersebut berbunga pada tahun kedua. Batang bunga tumbuh setinggi sekitar 1m, dengan bunga bewarna putih.

Demikian penjelasan tentang Pengertian Penyerbukan Silang Ciri Ciri Dan Contohnya, semoga tulisan ini dapat bermanfaat dan menambah informasi ya gaes.

(Visited 9.609 times, 13 visits today)
Loading...
Gambar Gravatar
Perkenalkan saya Azqiara, saya seorang penulis di dalam website ini untuk berbagi banyak sekali tentang pengertian dan penjelasannya sangat detail, saya berharap tulisan ini dapat bermanfaat untuk anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *