Pengertian Mobilitas Sosial, Jenis Dan Karakteristiknya

Posted on

Selamat datang di Idpengertian.com, sobat semua pasti tahu kan apa itu Mobilitas Sosial? Apa? Belum tahu. Oke, jika belum tahu tetapi kalian ingin tahu mari simak pembahasannya berikut ini.

Pengertian Mobilitas Sosial

Mobilitas sosial merupakan suatu gerak perpindahan yg di lakukan seseorang atau kelompok anggota masyarakat dari status sosial yang satu ke status sosial yang lainnya dalam suatu struktur sosial pada masyarakat. Dan mobilitas sosial ini mempunyai kaitan yang erat dengan stratifikasi sosial atau pelapisan sosial. Mengingat mobilitas sosial merupakan bentuk gerak pindah dari suatu lapisan ke lapisan yang lainnya, baik dari bawah ke atas maupun dari atas ke bawah.

Pengertian Mobilitas Sosial, Jenis Dan Karakteristiknya
Pengertian Mobilitas Sosial, Jenis Dan Karakteristiknya

Dengan demikian, masyarakat dengan kelas sosial yang bersifat terbuka merupakan masyarakat yang memiliki tingkat mobilitas sosial yang tinggi. Akan tetapi masyarakat yang berkelas sosial tertutup memiliki tingkat mobilitas sosial yang rendah. Dan hal ini mengingat pada masyarakat dengan kelas sosial tertutup sangat sedikit sekali, bahkan tidak memungkinkan terjadinya perpindahan anggota dari satu lapisan ke lapisan yang lain.

Walaupun demikian, tidak menutup kemungkinan mobilitas sosial terjadi dalam konteks diferensiasi sosial, yaitu suatu perpindahan penduduk secara horizontal yang tidak menunjukkan tingkatan-tingkatan. Di dalam sebuah diferensiasi sosial akan terjadi pula mobilitas anggota kelompok, meskipun tidak seperti yang terjadi dalam stratifikasi sosial. Contohnya saja perpindahan penduduk dari desa ke kota atau yang dikenal dengan istilah urbanisasi.

Baca Juga : Pengertian Hubungan Sosial

Jenis-jenis mobilitas sosial

Mobilitas fisik

Suatu perpindahan orang dan barang dari suatu tempat ke tempat lain merupakan bentuk mobilitas fisik. Dengan contoh sederhana mobilitas jenis ini adalah aktivitas traveling. Seorang traveller atau para pelancong merupakan kelompok orang yang memiliki mobilitas tinggi. Dan mobilitas sosial mereka tempak secara fisik dengan berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Mereka melakukan kunjungan ke suatu daerah dalam rangka travelling merupakan bentuk mobilitas fisik.

Mobilitas vertikal

Sebuah perpindahan status sosial baik naik atau turun yang dialami oleh individu atau kelompok merupakan bentuk social mobility. Dan sebagai contoh, seorang office boy yang diangkat sebagai supir pribadi majikannya, kemudian diangkat lagi sebagai manajer pribadinya, mengalami mobilitas sosial vertikal naik. Kemudian status sosialnya meningkat sehingga orang lain menghormatinya. Teman kerjanya dahulu sesama office boy akan menghormatinya karena ia telah naik pangkat jadi manajer. Seorang pejabat yang ketahuan korupsi dan ditahan mengalami mobilitas vertikal turun. Dan orang lain tidak lagi menghormatinya karena ternyata ia maling duit negara.

Mobilitas horizontal

Merupakan perpindahan dari satu dimensi sosial ke dimensi yang lain merupakan bentuk social mobility yang sifatnya horizontal.  Dan dimensi sosial yang dimaksud adalah unsur-unsur diferensiasi sosial, seperti ras, agama, suku, profesi dan sebagainya. Misalnya, individu yang dahulu bekerja sebagai tukang ledeng, sekarang pindah profesi sebagai tukang pasang listrik mengalami mobilitas horizontal. Kemudian perpindahan profesinya tidak berdampak pada pendapatannya karena tetap saja buruh tukang.

Mobilitas intergenerasi

Adalah perpindahan status sosial vertikal dalam generasi itu sendiri. Dan sebagai contohnya yaitu, seorang anak presiden yang menikmati statusnya sebagai anak presiden akan mengalami mobilitas sosial turun ketika rezim berganti. Namun, popularitasnya tak setinggi dulu ketika orang tuanya menjadi presiden.

Mobilitas antargenerasi

Merupakan suatu perpindahan status sosial yang melibatkan lebih dari satu generasi. Misalnya saja, seorang petani miskin teraniaya punya anak kecil dan disekolahkan kemudian besar menjadi pejabat negara. Dan petani tersebut menikmati mobilitas sosial naik karena status sosial anaknya. Kemudian anaknya merupakan generasi di bawahnya, namun peningkatan status sosialnya berdampak pula oleh generasi atasnya.

Karakteristik Mobilitas Sosial

Suatu mobilitas sosial yang berkesinambungan mempunyai sejumlah karakteristik, di antaranya:

  • Dapat melibatkan individu atau sekelompok individu dalam masyarakat. Dan gerakan suatu perpindahan dapat saja di lakukan secara individual, tapi tak jarang melibatkan banyak orang seperti yang terjadi pada perkembangan negara berkembang menjadi negara maju sehingga turut meningkatkan taraf kehidupan banyak warganya.
  • Sulit tidaknya individu atau sekelompok individu melakukan suatu mobilitas sosial tergantung pada struktur sosial masyarakatnya.
  • Mobilitas sosial menyebabkan kecemasan dan ketegangan. Kepada masyarakat yang dimana struktur sosialnya terbuka, individu senantiasa mengalami suatu kecemasan akan kehilangan hak-hak yang dipunyai bila terjadi penurunan status, sehingga hampir seluruh waktunya mungkin dihabiskan untuk berupaya mempertahankan kedudukan. Sebaliknya, juga muncul ketegangan dalam mempelajari peran baru jika terjadi kenaikan status.
  • Suatu perubahan dalam mobilitas sosial di tandai oleh suatu perubahan struktur sosial yang meliputi hubungan antar individu dalam kelompok dan antara individu dengan kelompok. Dan dalam hal ini, sering terjadi pula suatu keretakan sebuah hubungan antar anggota kelompok primer, karena ada anggotanya yang berpindah ke status yang lebih tinggi ataupun lebih rendah.

Demikian penjelasan mengenai Pengertian Mobilitas Sosial, Jenis Dan Karakteristiknya. Semoga menambah informasi dan bermanfaat ya sobat, terima kasih sudah mampir.

(Visited 348 times, 1 visits today)
Gravatar Image
Perkenalkan saya Azqiara, saya seorang penulis di dalam website ini untuk berbagi banyak sekali tentang pengertian dan penjelasannya sangat detail, saya berharap tulisan ini dapat bermanfaat untuk anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *