Pengertian Kebugaran Jasmani, Komponen, Prinsip Beserta Manfaatnya

Posted on

Pengertian Kebugaran Jasmani, Komponen, Prinsip Beserta Manfaatnya – Tahukah kalian, bahwa setiap aktivitas, kegiatan dan pekerjaan yang kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari ini memerlukan kebugaran jasmani. Dalam kesempatan kali ini, saya akan membahas mengenai kebugaran jasmani. Mungkin sebagian dari kalian sudah ada yang memahami tentang apa itu kebugaran jasmani. Namun, kalian pasti belum memahaminya secara menyeluruh. Jadi, agar lebih paham mari simak pembahasan di bawah.

Penjelasan Mengenai Pengertian Kebugaran Jasmani, Komponen, Prinsip Beserta Manfaatnya
Penjelasan Mengenai Pengertian Kebugaran Jasmani, Komponen, Prinsip Beserta Manfaatnya

Pengertian Kebugaran Jasmani

Kebugaran Jasmani adalah suatu kesanggupan tubuh untuk melakukan aktivitas tanpa mengalami kelelahan yang berarti dan masih memiliki cadangan tenaga untuk melakukan kegiatan yang lain.

Untuk mmengetahui kebugaran jasmani seseorang,  harus dilakukan suatu tes dan pengukuran pada tes dan pengukuran terdapat sebuah prinsip dan prosedur latihan yang harus dilakuan. Yang pada akhirnya dari hasil tes dan pengukuran tersebut selanjutnya harus  diolah dan di interprestasikan supaya bisa diketahui secara artinya.

Komponen Kebugaran Jasmani

Untuk mencapai kebugaran jasmani di butuhkan beberapa komponen yang harus di penuhi. Berikut komponen kebugaran jasmani tersebut yaitu:

Kekuatan (Strengh)

Kekuatan adalah kemampuan otot dalam tubuh untuk memikul beban atau aktivitas. Setiap individu memiliki batas keampuan masing-masing dalam menggunakan ototnya untuk beraktivitas.

Kekuatan oto dapat di tingkatkan dengan melakukan berbagai latihan fisik secara rutin dan teratur. Beberapa bentuk latihan fisik yang dapat menungkatkan kekuatan otot diantaranya:

  • Latihan sit up, yaitu untuk memperkuat otot perut.
  • Push up, yaitu latihan untuk memperkuat otot lengan
  • Squat jump, yaitu latihan untuk memperkuat otot tungkai dan otot perut.
  • Pull up, yaitu latihan untuk melatih kekuatan bahu dan tangan.

Daya Tahan (Endurance)

Daya tahan adalah kesanggupan seseorang dalam menggunakan organ tubuhnya, seperti jantung, paru-paru, ginjal dan lain sebagainya, secara efektif dan efisien. Suatu daya tahan tubuh juga dapat di latih dan ditingkatkan kemampuannya. Beberapa latihan yang dapat di lakuakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh diantaranya:

  • Berjalan sehat secara rutin
  • Berlari kecil secara teratur
  • Senam kesehatan seminggu sekali
  • Berenang untuk melatih kekuatan paru-paru

Daya Otot (Muscular Power)

Daya otot adalah suatu kesanggupan dan kemampuan otot dalam menghasilkan kekuatan secara semaksimal mungkin dalam waktu yang cepat. Kemampuan daya otot dapat di tingkatkan dengan latihan:

  • Vertical jump, yaitu untuk melatih daya otot tungkai
  • Front jump, yaitu untuk melatih daya otot betis dan tungkai
  • Side jump, yaitu untuk melatihdaya otot paha dan tungkai

Kecepatan (Speed)

Kecepatan adalah kemampuan otot tubuh dalam melakukan suatu gerakan dlam waktu sesingkat mungkin. Umumnya kecepatan dibutuhkan dalam bidang olahraga tertentu misalnya: Balap sepeda, lomba berenang dan lari sprint.

Keseimbangan (Balance)

Keseimbangan adalah kemampuan tubuh dalam mengontrol syaraf dan organ tubuh sehingga dapat mengendalikan kegiatan tubuh dengan baik. Semua aktivitas manusia membutuhkan kemampuan keseimbangan. Beberapa latihan yang bisa meningkatkan keseimbangan sebagai berikut:

  • Berdiri dengan satu kaki
  • Berdiri terbaik dengan menggunakan tangan
  • Berjalan di atas tali, balok atau batang bambu.

Baca juga: Pengertian bola basket 

Prinsip-prinsip Kebugaran Jasmani

Setiap idividu memerlukan kesehatan jasmani yang memadai untuk menjalankan rutinitasnya supaya lebih efisien tanpa mengalami kendala dan kasus kelelahan yang berarti. Berikut ini Prinsip-prinsip kebugaran jasmani:

  1. Prinsip Overload

Prinsip latihan overload adalah suatu prinsip latihan bersama  dengan pembebanan di dalam latihan harus melebihi ambang rangsangan terhadap manfaat fisiologi yang dilatih. Dalam menjalankan latihan, porsi latihan harus bervariasi, hari-hari berat dan harus di selingi pula bersama dengan hari-hari latihan ringan.

  1. Prinsip Konsistensi

Konsistensi adalah kemauan untuk jalankan latihan di dalam sementara yang lumayan lama. Untuk mencapai kondisi fisik yang baik di butuhkan latihan setidak-tidaknya tiga kali dalam seminggu. Latihan seminggu sekali tidak akan meningkatkan mutu fisik, sedangkan latihan dua kali per minggu hanya menghasilkan peningkatan kecil. Sebaliknya, latihan 5-6 kali per minggu tidak di sarankan sebab dapat menyebabkan kerusakan manfaat organ-organ tubuh.

  1. Prinsip Spesifikasi

Latihan yang khusus akan meningkatkan pengaruh biologis dan mengakibatkan adaptasi atau penyesuaian dalam tubuh. Konsep spesifikasi di perkuat dengan fakta-fakta biomekanik dan masing-masing wujud atau type latihan mempunyai sumber kekuatan dan keperluan oksigen yang berbeda-beda. Yang menentukan spesifikasi  adalah macam atau wujud latihan, ukuran atau pertimbangan yang berbeda-beda dan saat latihan.

  1. Prinsip Progresif

Latihan secara progresif adalah suatu latihan pembebanan yang di berikan terhadap seorang atlet harus ditingkatkan secara berangsur-angsur di sesuaikan kemajuan dan kekuatan atlet. Beban latihan yang ditingkatkan dalam waktu yang singkat dapat mempersulit proses adaptasi fisiologi dan dapat menyebkan terjadinya kerusakan fisik.

  1. Prinsip tahap latihan

Respon peserta terhadap latihan terpengaruh oleh bagian latihan. Peserta pemula sebaiknya di awali bersama dengan dosis beban sedang, makin lam berlatih dosisnya makin meningkat. Pada tingkatan untuk mencapai kebugaran jasmani yang baik harus dengan dosis yang lumayan berat.

  1. Prinsip Periodisasi

Periodisasi adalah progam jangka pendek bersama dengan berjangka dan bertahap (periode). Jangka dalam progam pendek harus di buat bertahap sepanjang tahun. Bentuk-bentuk latihan dan komponen-komponen yang di berikan dalam latihan haruslah menurut tingkat dan jenjang yang bertahap dalam progam latihan.

  1. Prinsip Kestabilan

Pada saat awal tahun secara tertib di dalam organisasi mendapatkan suatu prestasi, prestasi dapat meningkat cepat. Namun, setelah tingkatan prestasi tertentu, mulai terasa bahwa prestasi sulit meningkat lagi.

Manfaat Kebugaran Jasmani

Kebugaran jasmani bukan hanya di gunakan untuk melakukan aktivitas dalam kehidupan sehari-hari. Dengan melakukan gerakan atau latihan kebugaran jasmani dengan konsisten dan rutin setiap hati, makan akan ada banyak manfaat yang bisa di rasakan dan diperoleh yaitu:

  • Dapat meningkatkan sirkulasi darah dan sistem kerja jantung
  • Meningkatkan energi
  • Terhindar dari tulang keropos atau osteoporosis
  • Dapat meningkatkan kelenturan persendian
  • Meningkatkan kekuatan otot dan juga kecepatan
  • Meningkatkan sistem syaraf
  • Dapat mempertahankan dan menyelaraskan kondisi tubuh
  • Untuk meningkatkan stamina dan kekuatan tubuh
  • Mempunyai kemampuan pemulihan organ tubuh dengan tepat
  • Mempunyai respon tubuh yang tepat dan cepat
  • Mengurangi resiko berat badan yang berlebihan atau obesitas
  • Mencegah penyakit jantung
  • Menurunkan tekanan darah tinggi
  • Bisa untuk mengatasi depresi

Itulah tadi penjelasan lengkap mengenai Pengertian Kebugaran Jasmani sobat. Semoga dapat bermanfaat untuk kalian semua ya. Terima kasih sudah berkunjung dan jangan lupa untuk membaca artikel Idpengertian lainya. See you.

(Visited 158 times, 1 visits today)
Gravatar Image
Perkenalkan saya Azqiara, saya seorang penulis di dalam website ini untuk berbagi banyak sekali tentang pengertian dan penjelasannya sangat detail, saya berharap tulisan ini dapat bermanfaat untuk anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *