Pengertian Kalimat, Jenis Serta Contohnya

Posted on

Oke selamat pagi gays, di sini saya akan sedikit membahas tentang pengertian kalimat, jenis dan contohnya.

Sebelum kita mulai, pasti kamu langsung teringat dengan pelajaran bahasa indonesia di mana pada pelajaran bahasa indonesia kalimat di bahas secara detail bahkan jenis-jenis kalimat sekalipun.

Oke langsung saja ya pada kesempatan kali ini saya akan sedikit memberikan penjelasan tentang pengertian kalimat, jenis dan contohnya.

Pengertian Kalimat

Kalimat adalah satuan bahasa terkecil dalam wujud lisan maupun tulisan yang terangkai untuk mengungkapkan suatu pemikiran yang utuh seperti halnya gagasan, perasaan maupun pemikiran. Dalam wujud tulisan berhuruf latin, dan kalimat di mulai dengan huruf  kapital dan di akhiri dengan titik (.), tanda tanya (?) maupun tanda seru (!).

Pengertian Kalimat
Pengertian Kalimat

Kalimat umumnya berupa kelompok kata yang sekurang-kurangnya mempunyai unsur subjek (S) dan predikat (S). Dalam wujud lisan kalimat di awali kesenyapan, di iringi alunan titinada, di sela oleh jeda, di akhiri oleh intonasi final dan di iringi dengan kesenyapan akhir. Kesenyapan di gambarkan sebagai ruang kosong saat memulai maupun mengakhiri kalimat.

Jenis-Jenis Kalimat

Kalimat yang kita gunakan sehari-hari maupun untuk kepentingan umum mempunyai macam yang perlu kita ketahui sebagai penempatan yang baik dan benar. Berikut ini macam-macam kalimatnya :

Berdasarkan Isi atau informasi

  1. Kalimat Berita

Kalimat berita merupakan kalimat yang di gunakan untuk memberikan informasi sesuatu. Biasanya di akhiri dengan tanda titik (.) contohnya “Harimau liar menyerang warga dengan ganasnya”.

  1. Kalimat Tanya

Kalimat tanya mengharapkan jawaban sebagai respon atau reaksi pemberitahuan informasi yang di harapkan, biasanya di akhiri dengan tanda tanya (?). kata tanya yang di gunakan adalah bagaimana, mengapa, apa kapan, di mana dan sebagainya. Contoh dari kalimat tanya ialah “Bagaimana proses mesin itu di rangkai?”

  1. Kalimat Perintah

Yaitu kalimat yang bertujuan untuk mengintruksikan seseorang untuk melakukan sesuatu. Kalimat perintah pada umumnya di akhiri dengan tanda seru. Tetapi, jika dikatan langsung atau lisan biasanya di tandai dengan intonasi tinggi. Contohnya : “Ambilkan kopi di atas meja !”.

  1. Kalimat Ajakan

Kalimat ajakan ialah kalimat yang memancing minat lawan bicara. Kata-kata yang sering di gunakan adalah Mari, Ayo dan sebagainya. Biasanya ada pada iklan. Contoh kalimat ini ialah “Mari, gunakan pembersih pakaian merek ini!”

  1. Kalimat Pengandaian

Kalimat pengandaian biasanya menggambarkan keinginan atau tujuan dari penulis atau pembicara yang belum atau tidak kesampaian. Contohnya “Andai saja aku bisa jadi dokter bedah”.

Berdasarkan di athesis kalimat

  1. Kalimat Aktif

Kalimat yang subjeknya langsung melakukan pekerjaan terhadap objeknya. Kata kerja kalimat aktif pada umumnya di tandai oleh awalan me-. Akan tetapi tidak sedikit kalimat aktif yang predikatnya tidak di sertai imbuhan tersebut misal, makan dan minum. Contohnya “Laila menggunakan gelas untuk menciptakan bunyi”.

  1. Kalimat Pasif

Pada umumnya kalimat pasif kata kerjanya cenderung menggunakan kata di- atau ter-. Contoh kalimat ini Ialah : “Gedung itu di kerjakan dengan baik oleh para teknisi yang populer”.

Baca Juga : Apa Yang Dimaksud Definisi

Berdasarkan urutan kata

  1. Kalimat Normal

Ialah kalimat yang subjeknya mendahului predikatnya, kalimat yang berpola dasar

  1. Kalimat Inverse

Adalah kalimat ini merupakan kebalikan dari kalimat normal, dimana predikatnya mendahului objek.

  1. Kalimat Minor

Yaitu kalimat yang mempunyai satu inti fungsi gramatikalnya, bentuk kalimat minor seperti kalimat tambahan, kalimat jawaban, kalimat salam, panggilan maupun judul.

  1. Kalimat Mayor

Hanya mempunyai subjek dan predikat. Objek, adalah pelengkap dan keterangan boleh di tambahkan sesuka hati, sama seperti pola dasar pertama.

Berdasarkan struktur gramatikalnya

  1. Kalimat Tunggal

Hanya mempunuyai Subjek dan Predikat. Jika di lihat dari unsur penyusunnya, kalimat yang panjang dalam bahasa indonesia dapat di kembalikan ke bentuk dasar yang sederhana. Contohnya “Bapak-bapak bersalaman”

Contoh pola kalimat di atas hanya mempunyai subjek dan predikat sehingga termasuk kedalam kalimat tunggal.

  1. Kalimat Majemuk

Orang-orang sering sekali menggabungkan beberapa pertanyaan ke dalam satu kalimat untuk memudahkan dalam berkomunikasi. Hasilnya, lahirlah penggabungan struktur kalimat yang di dalamnya terdapat beberapa kalimat dasar. Penggabungan inilah yang di namakan kalimat majemuk. Dan terbagi lagi dalam beberapa jenis, berikut penjelasannya :

  • Kalimat Majemuk Setara

Struktur kalimat ini mempunyai dua kalimat tunggal atau lebih yang jika di pisahkan dapat berdiri sendiri. Kata penghubung kalimat majemuk setara biasanya di gunakan kata dan, serta, tanda koma (,), tetapi, lalu, kemudian, atau. Contohnya : Indonesia tergolong negara berkembang tetapi Jepang telah digolongkan negara maju.

  • Kalimat Majemuk Bertingkat

Ialah kalimat yang mempunyai dua kalimat yang satunya bisa berdiri sendiri (induk kalimat) atau bebas sedangkan yang satunya lagi tidak (anak kalimat).  Kata penghubung yang di gunakan dalam kalimat majemuk ini adalah ketika, sejak, karena, oleh karena itu, hingga, sehingga, maka, jika, asalkan, apabila, meskipun, walaupun, andai kata, seandainya, agar supaya, seperti, kecuali, dan dengan. Contohnya : Ilmuan masih saja mencari asal usul bulan

(induk kalimat) meskipun sampai sekarang masih belum ada kepastian yang jelas (anak kalimat).

  • Kalimat Majemuk Campuran

Ialah dua jenis kalimat majemuk (setara dan bertingkat) yang di gabungkan. Contohnya : Karena hujan turun dengan derasnya, kami tidak bisa pulang dan menunggu di sekolah.

Berdasarkan unsur kalimat

  1. Kalimat Lengkap

Kalimat lengkap mengikuti pola dasar dari kalimat baik yang sudah di kembangkan maupun belum. Dan penggunaan unsur-unsurnya jelas, sehingga mudah di pahami. Contoh : Warna merah melambangkan keberanian

  1. Kalimat tidak Lengkap

Kalimat yang satu ini tidak sempurna karena hanya mempunyai salah satu dari unsurnya saja. Biasanya kalimat ini berupa semboyan, salam, perintah, pertanyaan, ajakan, jawaban, setuan, larangan, sapaan dan sebagainya. Contohnya : Kapan pulang?

Berdasarkan Pengucapan

  1. Kalimat Langsung

Yaitu kalimat yang secara detai meniru sesuatu yang di ujarkan oranglain. Dan tanda baca kutip tidak luput dalam jenis kalimat langsung. Tetapi kutipan dalam kalimat langsung berupa kalimat tanya, kalimat berita ataupun kalimat perintah. Contohnya : “Letakkan senjatamu!” bentak pak polisi.

  1. Kalimat Tak Langsung

Yaitu kalimat yang melaporkan kembali kalimat yang di ujarkan orang lain. Dan kutipan dalam kalimatnya semuanya berbentuk berita. Contohnya : Bapak Ahmad berkata padaku bahwa lebih baik membaca daripada main-main.

Contoh Kalimat Yang Benar

Berikut ini contoh kalimat yang benar :

  • Paman mengendarai mobil kesayangannya
  • Adik ke sekolah menggunakan sepeda
  • Ari menjatuhkan sesuatu ke tempat sampah
  • Dosen memberi tahu info kepada mahasiswa
  • Ibu berangkat ke Bandung

Demikianlah Pengertian Kalimat Jenis Serta Contohnya, semoga bermanfaat buat kamu.

(Visited 66 times, 1 visits today)
Gravatar Image
Perkenalkan saya Rofiana Fika Sari, saya sebagai penulis dalam blog ini. Semoga apa yang saya bagikan didalam artikel dapat menambah keilmuan anda dan semoga bermanfaat Amin.....

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *