Azqiara Perkenalkan saya Azqiara, saya seorang penulis di dalam website ini untuk berbagi banyak sekali tentang pengertian dan penjelasannya sangat detail, saya berharap tulisan ini dapat bermanfaat untuk anda.

Pengertian Jurnal Akutansi Fungsi Serta Tujuannya

2 min read

Hello sobat Idpengertian.com apa kabar kalian hari ini? Tentu baik bukan. Nah, kali ini saya akan mengulas materi mengenai Pengertian Jurnal Akutansi, Jenis, Prinsip Dan Tujuan Lengkap. Yuk simak pembahasanya di bawah ini.

Pengertian Jurnal Akutansi

Jurnal Akuntansi adalah catatan transaksi keuangan yang di catat atau di masukkan ke dalam sebuah jurnal. Dan jurnal adalah rincian semua transaksi keuangan dan akun-akun yang mempengaruhi transaksi tersebut.

Pengertian Jurnal Akutansi, Jenis, Prinsip Dan Tujuan Lengkap
Pengertian Jurnal Akutansi, Jenis, Prinsip Dan Tujuan Lengkap

Jenis-Jenis Jurnal

Adapun jenis jurnal di bagi ke dalam dua jenis yakni jurnal umum dan jurnal khusus, berikut adalah penjelasannya :

Jurnal Umum

Pengertian jurnal umum atau general journal atau di singkat dengan kata journal adalah sebuah catatan pertama atau pendahuluan atas transaksi-transaksi yang terjadi.

Dan pencatatan pendahulaun jurnal juga di kenal dengan nama buku pencatatan asli atau book of original entry, sebuah pencatatan langsung atas transaksi-transaksi ke dalam buku besar memungkinkan adanya kekeliruan pencatatan pada saat memasukan ke bagian debit maupun creditnya. Lalu, untuk menghindari kekeliruan seminimal mungkin, di lakukan pencatatan pendahuluan memakai jurnal.

Baca Juga 

Pengertian Artikel Jurnal Ilmiah

Berikut ini ada beberapa kolom wajib yang perlu anda cantumkan dalam jurnal umum, yaitu:

Kolom Tanggal

Pada kolom tanggal ini di isi untuk mencatat kapan suatu transaksi berlangsung.

Dan pencatatan di kolom ini harus di lakukan secara kronologis sesuai urutan terjadinya transaksi.

Kolom Keterangan

Di kolom keterangan, anda bisa mengisinya dengan keterangan lengkap yang berkaitan dengan transaksi yang di lakukan.

Yaitu misalnya dengan mencantumkan nama rekening transaksi dan penjelasan mengenai transaksi tersebut yang di tulis secara ringkas.

Kolom Nomor Bukti

Pada kolom nomor bukti ini perlu anda isi dengan catatan nomor formulir dari dokumen sumber yang di gunakan sebagai dasar pencatatan transaksi di dalam jurnal.

Kolom Nomor Rekening

Di kolom nomor rekening ini berisi data nomor rekening yang untuk transaksi masuk dan juga nomor rekening untuk transaksi keluar.

Dan pencatatan nomor rekening ini akan memudahkan anda untuk melihat transaksi keuangan yang terjadi selama jangka waktu tertentu.

Kolom Debit Dan Kredit

Pada kolom debit dan kredit ini di gunakan untuk mencatat transaksi masuk dan transaksi keluar dalam jumlah rupiah.

Dsn pencatatan dalam kolom ini diringkas sesuai nomor rekening yang tercantum dalam kolom rekening.

Baca Juga : Pengertian Administrasi

Jurnal Khusus

Pengertian jurnal khusus adalah jurnal yang di kelompokan sesuai sama bentuk transaksinya. Dan pada tiap terjadi transaksi, petugas pembukuan mengidentifikasi bentuk transaksi yang terjadi, serta mencatatnya ke dalam jurnal khusus.

Salah satu contoh jurnal khusus adalah apabila dalam sebulan perusahaan melakukan pembelian kredit sejumlah 50 kali, petugas cuma bakal berurusan dengan empat atau lima account, bergantung pada suatu kebijakan perusahaan dalam mengklasifikasi transaksinya.

Dan untuk seluruh pembelian yang di kerjakan secara kredit, perusahaan menyediakan satu jurnal khusus yang di sebut juga dengan jurnal pembelian. Dan tiap transaksi kredit yang terjadi, petugas mencatatnya. Kemudian, secara berkala, contohnya tiap bulan, seluruh transaksi di jumlahkan serta di pindah bukukan ke buku besar.

Di bawah ini ada beberapa tujuan pembuatan jurnal khusus, yaitu sebagai berikut:
  • Untuk mengumpulkan dan menggolongkan transaksiyang sama namun memiliki frekuensi yang tinggi
  • Guna mengurangi pekerjaan pembukuan ke dalam buku besar dan untuk membantu menggolongkan setiap transaksi yang dicatat
  • Untuk memungkinkan pekerjaan pencatatan dalam jurnal di lakukan oleh lebih dari satu orang
  • Guna menciptakan pengendalian intern

Prinsip Dasar Jurnal Akuntansi

Nah, sebelum menyusun jurnal, anda perlu mengetahui prinsip-prinsip dasarnya terlebih dulu. Dan berikut ini prinsip-prinsip yang perlu di perhatikan yaitu :

  • Harus melakukan identifikasi bukti transaksi keuangan yang di lakukan perusahaan, misalnya seperti nota, memo, kuitansi, faktur, dan sebagainya.
  • Dan menentukan akan apa yang terpengaruh dalam transaksi, lalu menggolongkannya dalam jenis modal, harta, atau utang.
  • Kemudian melakukan penambahan atau pengurangan terhadap akun yang terkait dengan transaksi bersangkutan.
  • Dan menetapkan apakah anda harus melakukan pendebitan atau pengreditan akun yang terkait dengan transaksi yang terjadi.
  • Lalu mencatat transaksi ke dalam jurnal umum sesuai dengan bukti transaksi yang ada.

Tujuan Entri Jurnal Akuntansi

Adapun tujuan Jurnal yaitu untuk memberikan informasi dasar untuk semua laporan keuangan dan di gunakan oleh auditor untuk menganalisis bagaimana efek  transaksi keuangan terhadap  bisnis. Kemudian jurnal di masukkan  ke akun tertentu dengan menggunakan daftar pembukuan chart of accounts, dan ayat jurnal tersebut kemudian di catat dalam buku besar.

Demikianlah ulasan mengenai Pengertian Jurnal Akutansi,Jenis, Prinsip Dan Tujuan Lengkap yang saya sajikan untuk sobat semua. Semoga menambah informasi dan dapat bermanfaat ya, terima kasih.

(Visited 124 times, 1 visits today)
Loading...
Azqiara Perkenalkan saya Azqiara, saya seorang penulis di dalam website ini untuk berbagi banyak sekali tentang pengertian dan penjelasannya sangat detail, saya berharap tulisan ini dapat bermanfaat untuk anda.
Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *