Pengertian Jujur dan Dalil Tentang Jujur Dalam Islam

Posted on

Assalamualaikum sahabat idpengertian.com yang berbahagia, senang sekali rasanya saya bisa menyapa kalian semua dalam keadaan sehat walafiat, amin. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas materi tentang Pengertian jujur berikut dengan dalil-dalilnya. Oke, langsung saja pada pembahasan.

Pengertian Jujur dan Dalil Tentang Jujur Dalam Islam
Pengertian Jujur dan Dalil Tentang Jujur Dalam Islam

 

Jujur

Pengertian jujur adalah suatu sikap yang di dalamnya mencerminkan adanya kesesuaian antara hati, perkataan dan perbuatan. Jujur juga mempunyai arti yang sangat luas, karena kejujuran itu sumbernya dari hati. Dan jujur merupakan kesesuaian antara hati, perkataan, dan perilaku yang kita tampilkan. Bila diantara ketiga-tiganya ada yang tidak sesuai, maka itu merupakan sifat yang sebaliknya yaitu bohong atau dusta.

Bicara dengan jujur dan berperilaku yang jujur itu sudah susah kita temui saat ini, banyak orang sudah menggunakan jurus kebohongan untuk mencapai sesuatu yang diinginkannya. Padahal kita semua tahu bahwa agama melarang itu.

Untuk menjadi sukses dalam berdagang misalnya melakukan kecurangan dengan, timbangan sudah dikurangi, atau apa yang dijual berbeda dengan kesepakatan awal dan lain sebagainya. Dan hal ini dapat menutup jalan rezeki diri sendiri. Mereka tak pernah tau bahwa dengan jujur mereka dapat di percayai oleh orang lain dengan begitu akan membuka rezeki dan peluang untuk mereka.

Seperti yang dialami oleh Rasulullah sewaktu berada di makkah. Dan beliau mendapatkan suatu gelar sebagai al-Amin (orang yang dipercaya) oleh bangsa Quraisy karena selalu memegang amanah yang diberikan kepadanya.

Baca juga : Pengertian Ikhtiar 

Dalil Al-Qur’an Tentang Sifat Jujur

Surat At-Taubah Ayat 119

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَكُونُواْ مَعَ ٱلصَّٰدِقِينَ

Artinya: Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah swt, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar (Q.S. At-Taubah: 119)

Allah swt memberi perintah kepada orang-orang yang beriman agar bertaqwa, yaitu menjalankan segala perintahNya dan menjauhi segala laranganNya. Dan kemudian Allah memerintahkan agar bersama dengan orang-orang yang benar.

Artinya bahwa, dalam mencari teman atau bergaul, kita juga harus memilih mana teman yang baik yang nantinya membawa kita kepada kebaikan dunia dan akhirat, dan mana teman yang menyesatkan. Dan jadikanlah orang yang baik sebagai teman dan tinggalkan orang yang menyesatkan.

Ibaratnya, jika kita bergaul dengan orang yang baik, maka kita akan sedikit demi sedikit menyesuaikan diri dengannya, sebaliknya jika kita bergaul dengan orang jahat.

Surat Az-Zumar ayat 33

وَٱلَّذِي جَآءَ بِٱلصِّدۡقِ وَصَدَّقَ بِهِۦٓ أُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡمُتَّقُونَ

Artinya: Dan orang yang membawa suatu kebenaran (Nabi Muhammad) dan membenarkannya, mereka itulah orang-orang yang bertakwa (Q.S. Az-Zumar: 33)

Yang di maksud dengan orang yang bertaqwa menurut ayat ini adalah orang yang membenarkan apa yang dibawa oleh Nabi Muhammad saw. Dan cara membenarkannya yaitu dengan mengikuti jejak-jejak rasulullah, melaksanakan semua perintahnya dan menjauhi semua yang dialarang oleh beliau.

Karena secara hakekat, perkataan Rasulullah saw dan saat ini disebut sebagai hadis itu merupakan perkataan (wahyu) Allah swt. Rasulullah saw telah dibimbing oleh Allah swt baik itu secara langsung atau melalui malaikat jibril. Maka dari itu perkataan dan perilaku beliau selalu terjaga dari hal-hal yang buruk.

Surat An-Nahl Ayat 105

إِنَّمَا يَفۡتَرِي ٱلۡكَذِبَ ٱلَّذِينَ لَا يُؤۡمِنُونَ بِ‍َٔايَٰتِ ٱللَّهِۖ وَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡكَٰذِبُونَ

Artinya: Sesungguhnya yang mengatakan kebohongan, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah, dan mereka itulah orang-orang pendusta (Q.S. An-Nahl: 105)

Seorang yang berdusta atau melakukan kebohongan adalah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah swt. Bisa jadi di KTP yang dia miliki itu bertuliskan agama Islam, namun perilaku yang dia tampilkan tidak sesuai dengan ajaran Islam, sehingga dari sudut pandang manakah bisa dikatakan dia sebagai umat Islam? jika hanya sekedar KTP orang kafirpun bisa membuat KTP dengan label Islam.

 Surat Al-Ankabut Ayat 3

وَلَقَدۡ فَتَنَّا ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِهِمۡۖ فَلَيَعۡلَمَنَّ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ صَدَقُواْ وَلَيَعۡلَمَنَّ ٱلۡكَٰذِبِينَ

Artinya: Dan sesungguhnya kami telah menguji kaum jauh sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta (Q.S. Al-Ankabut: 3)

Menjadi seseorang yang jujur itu sulit bahkan dalam kehidupan kita orang yang jujur dan baik biasanya disingkirkan, karena nanti akan menghalang mereka yang bersifat buruk dalam mencapai tujuan dengan cara berdusta. Selain itu untuk memperthanakan kejujuran dalam diri, butuh semacam kekuatan yang besar agar tetap istiqamah. Wallahu a’lam.

Demikian penjelasan serta contoh dalil yang dapat saya tulis pada artikel ini, semoga dapat menambah informasi dan juga bermanfaat bagi sahabat idpengertian semua, amiin. Dan tak lupa semoga kita selalu di berikan hidayah dengan sifat yang jujur, amiin.

 

(Visited 220 times, 5 visits today)
Gravatar Image
Perkenalkan saya Khiky Phuspita Sary, saya seorang penulis di dalam website ini untuk berbagi banyak sekali tentang pengertian dan penjelasannya sangat detail, saya berharap tulisan ini dapat bermanfaat untuk anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *