Pengertian Hewan, Karakteristik dan Jenisnya

Diposting pada

Pengertian Hewan, Karakteristik dan Jenisnya – Allah menciptakan mahkluk hidup bermacam-macam mulai dari manusia, hewan, dan tumbuhan. Setiap mahkluk hidup memiliki pengertian dan bentuk yang berbeda-beda. Di artikel kali ini kami membahas tentang pengertian hewan, ciri-ciri dan jenisnya.

Tentunya Anda mengetahui bahwa hewan atau bisa disebut binatang memiliki jenis yang beraneka ragam. Ada hewan yang hidup di udara, di daratan, dan di lautan. Agar lebih jelas mengenai hewan Anda bisa langsung membaca pengertian hewan dibawah ini.

Penjelasan Hewan Menurut Umum Dan Khusus
Penjelasan Hewan Menurut Umum Dan Khusus

Pengertian Hewan

Hewan memiliki beberapa persamaan kata diantaranya adalah binatang, satwa, fauna, dan margasatwa. Hewan merupakan organisme eukariotik (memiliki membran inti sel), multiseluler (memiliki sel banyak) yang membentuk kerajaan biologi Animalia.

Hewan menghirup oksigen, dapat bergerak, mengkonsumsi bahan organik, tumbuh dari bola sel yang berongga, bereproduksi secara seksual, blastula, dan selama perkembangan embrio. Hewan mempunyai panjang dari 8,5 mikrometer sampai 33,6 meter.

Selain itu juga memiliki interaksi yang rumit antara satu sama lain, membentuk jaring-jaring makanan yang rumit. Studi tentang hewan disebut zoologi. Di dunia ini banyak sekali jenis binatang dan setiap binatang memiliki karakteristik yang beraneka ragam.

Untuk tetap melestarikan dan menjaga binatang atau satwa agar tidak punah, pemerintah telah membuat taman khusus untuk binatang. Hewan yang diletakkan di taman khusus merupakan jenis hewan yang jarang dijumpai oleh manusia (Hewan Langka).

Manusia menjadikan beberapa jenis hewan sebagai makanan mereka, yaitu seperti memanfaatkan daging, telur, atau susu dari hewan tersebut. Ada pula jenis hewan yang dimanfaatkan untuk bahan material yaitu menjadikan pakaian dari kulit hewan atau wol.

Untuk mengetahui lebih dalam tentang hewan, maka pahamilah ciri-ciri hewan dan jenis hewan yang akan kami tulis pada artikel pembahasan selanjutnya.

Ciri-ciri Hewan

Hewan terdiri dari berbagai macam jenis, setiap jenis memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Ada hewan yang hidup dilautan, ada hewan yang hidup didaratan, dan ada pula hewan yang hidup diudara. Namun kali ini kami membahas karakteristik atau ciri-ciri hewan pada umumnya:

1. Heterotrof

Hewan atau binatang termasuk heterotrof yaitu organisme yang membutuhkan senyawa organik dimana karbon diekstrak untuk pertumbuhannya. Dalam rantai makanan heterotrof sebagai konsumer, makhluk hidup yang termasuk heterotrof adalah bakteri, hewan, dan jamur.

Selain itu semua jenis hewan dan organisme yang tidak dapat membuat makanannya sendiri termasuk dalam heterotrof. Oleh karena itu heterotrof menjadi salah satu ciri-ciri yang dimiliki oleh hewan atau binatang.

2. Berkembangbiak Secara Seksual

Sebagian besar jenis hewan berkembang biak secara seksual, pada tahap haploid sel sperma dan sel telur langsung diproduksi dengan pembelahan meiosis. Lalu kedua sel ini (sel sperma dan sel telur) langsung bergabung untuk membentuk zigot.

Namun tidak semua jenis hewan berkembang biak secara seksual, sebagian jenis hewan ada yang berkembangbiak secara aseksual. Adapun cara perkembang-biakannya yaitu melalui parthenogenesis (dimana sel telur fertil dihasilkan tanpa perkawinan, fragmentasi, atau pertunasan).

3. Sel-sel Tersusun Menjadi Jaringan (Tissue)

Hewan merupakan jenis makhluk hidup yang memiliki eukariota (membran inti sel), multiseluler (sel banyak). Sel sel yang ada pada hewan membentuk jaringan yang berguna sebagai unit fungsional. Salah satu contohnya adalah jaringan saraf dan jaringan otot.

Kedua jaringan tersebut memiliki fungsinya masing-masing. Jaringan saraf berfungsi untuk menghantarkan sinyal saraf. Sedangkan jaringan otot berfungsi untuk menggerakkan seluruh tubuh hewan dengan berkontraksi, hal ini yang membedakkan hewan dengan tumbuhan.

Baca Juga : Peluang Usaha Ternak Yang Menguntungkan

4. Mengalami Perkembangan Embrionik

Tentunya setiap hewan mengalami perkembangan embrionik, sel sperma dan sel telur yang bergabung membentuk zigot akan mengalami pembelahan embrionik. Ada beberapa tahapan ketika hewan mengalami pembelahan embrionik diantaranya yaitu:

  • Morula, merupakan tahap awal pembelahan embrionik yang terdiri dari beberapa sel dan berbentuk seperti bola padat.
  • Blastula, merupakan tahap kedua yaitu terbentuknya struktur seperti bola berongga. Bola berongga adalah blastomer yang mengelilingi lubang berisi cairan disebut blastosol. Pada tahap ini terjadi penyusunan ulang dan diferensiasi.
  • Gastrula, merupakan tahap ketiga yaitu blastula mengalami penyusunan ulang yang lebih kompleks. Pertama terbentuk lipatan ke dalam dan membesar untuk membentuk ruang pencernaan, lalu membentuk dua lapisan kecambah, yaitu ektoderm (eksternal) dan endoderm (internal).

Setelah tahapan ini embrio akan terus berkembang dan sebagian hewan tentu memiliki satu fase larva dalam siklus hidup mereka. Kemudian larva hewan mengalami metamorfosis (penyusunan ulang struktur tubuh yang radikal untuk berubah menjadi bentuk dewasa).

5. Tidak Memiliki Dinding Sel

Ciri-ciri hewan selanjutnya adalah tidak memiliki dinding sel, berbeda dengan tumbuhan yang memiliki dinding sel yang cukup kuat. Alasan hewan tidak memiliki dinding sel sebab hewan merupakan organisme yang selalu bergerak aktif, berbeda dengan tumbuhan.

Walaupun tidak memiliki dinding sel, hewan memiliki sel yang dikelilingi matriks ekstraseluler yang terbentuk dari glikoprotein dan kolagen. Matriks berbentuk kerangka yang fleksibel dimana sel-sel dapat bergerak, yang membuat struktur kompleks mudah terbentuk.

Jenis-jenis Hewan

Jika membahas jenis hewan berdasarkan nama-nama hewan, maka ada banyak sekali nama hewan yang akan disebutkkan. Namun kali ini kami membahas jenis hewan berdasarkan cara bergerak, jenis makanan, cara bernapas, dan tempat hidupnya.

1. Jenis Hewan Berdasarkan Cara Bergerak

Tidak semua hewan bergerak menggunakan kaki, sebab ada beberapa jenis hewan yang tidak memiliki kaki yaitu seperti ular dan ikan. Oleh karena itu terdapat 4 jenis hewan yang digolongkan berdasarkan cara bergeraknya.

  • Hewan yang bergerak menggunakan perut, biasanya jenis hewan ini disebut hewan reptil atau hewan melata. Adapun contoh hewannya yaitu seperti komodo,buaya, dan ular.
  • Hewan yang bergerak menggunakan kaki, ada banyak sekali jenis hewan yang bergerak menggunakan kaki. Diantaranya yaitu seperti kambing, kuda, sapi, harimau, gajah, dan sebagainya.
  • Hewan yang bergerak menggunakan sirip, jenis hewan yang bergerak menggunakan sirip adalah ikan. Ikan memiliki jenis yang bermacam-macam, ada ikan yang hidup di air tawar dan di air asin (laut).
  • Hewan yang bergerak menggunakan sayap, jenis hewan ini seperti kupu-kupu, serangga yang bersayap, dan burung. Untuk mengetahui lebih lengkap tentang hewan jenis burung, Anda bisa melihatnya melalui website pengicau.net.

2. Jenis Hewan Berdasarkan Makanan

Terdapat 3 macam untuk membedakan jenis hewan berdasarkan makanannya.

  • Karnivora merupakan jenis hewan pemakan daging. Misalnya seperti singa, harimau, srigala, kucing, dan sebagainya.
  • Herbivora merupakan jenis hewan pemakan tumbuhan. Misalnya seperti kelinci, kambing, kuda, jerapah, gajah, dan sebagainya.
  • Omnivora merupakan jenis hewan pemakan daging dan tumbuhan. Misalnya seperti beruang, monyet, tupai, tikus, dan sebagainya.

3. Jenis Hewan Berdasarkan Cara Bernapas

Terdapat 5 golongan untuk membedakan jenis hewan berdasarkan cara bernapasnya yaitu:

  • Hewan yang bernapas menggunakan kulit, contohnya seperti cacing tanah, lipan dan ular laut.
  • Hewan yang bernapas menggunakan paru-paru dan kulit, contohnya seperti katak.
  • Hewan yang bernapas menggunakan Insang, contohnya seperti ikan, kuda laut, kepiting, dan udang.
  • Hewan yang bernapas menggunakan trakea, contohnya seperti kalajengking, kupu-kupu, laba-laba, capung, dan sebagainya.
  • Hewan yang bernapas menggunakan paru-paru, contohnya seperti angsa, kerbau, ayam, kucing, sapi, dan monyet.

4. Jenis Hewan Berdasarkan Tempat Tinggalnya

Ada sebagian jenis hewan yang hidup di darat dan di air, ada pula jenis hewan yang dapat hidup di kedua tempat tersebut. Dibawah ini merupakan rincian jenis hewan berdasarkan tempat hidupnya.

  • Hewan yang hidup di air, terdapat 2 jenis air yang ditinggali oleh hewan yaitu jenis air tawar dan air laut. Hewan yang hidup di air tawar adalah jenis ikan nila, ikan gurame, dan ikan lele. Adapun jenis hewan yang hidup di air laut adalah kerang, lobster, cumi-cumi, lumba-lumba, dan sebagainya.
  • Hewan yang hidup di darat, sebagian besar jenis hewan hidup di darat. Diantaranya yaitu seperti kelinci, kuda, ayam, bebek, singa, srigala, dan sebagainya.
  • Hewan yang hidup di udara, contoh hewan yang hidup di udara adalah jenis hewan yang memiliki sayap yaitu seperti jenis burung, lebah, kelelawar, capung, dan sebagainya.
  • Hewan yang hidup di darat dan di air, contoh hewan yang hidup di darat dan di air adalah buaya, kura-kura, katak, pinguin, kuda nil, dan sebagainya.

Itulah artikel yang dapat kami sampaikan tentang pengertian hewan dan karakteristiknya. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan Anda tentang hewan-hewan yang ada disekitarmu.

(Visited 56 times, 1 visits today)
Gambar Gravatar
Perkenalkan saya Azqiara, saya seorang penulis di dalam website ini untuk berbagi banyak sekali tentang pengertian dan penjelasannya sangat detail, saya berharap tulisan ini dapat bermanfaat untuk anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *