Rofiana Fika Sari Perkenalkan saya Rofiana Fika Sari, saya sebagai penulis dalam blog ini. Semoga apa yang saya bagikan didalam artikel dapat menambah keilmuan anda dan semoga bermanfaat Amin.....

Pengertian Halusinasi, Jenis Dan Penyebabnya

1 min read

Pengertian Halusinasi

Oke semangat pagi gays, disini saya akan sedikit membahas tentang pengertian halusinasi, jenis, dan penyebabnya.

Kamu mungkin sudah sering sekali mendengar soal fenomena halusinasi. Halunasi adalah gangguan yang membuat seseorang seolah menyaksikan atau mengalami hal-hal yang tidak nyata. Akan tetapi, tahukah kamu mengapa dan bagaimana halusinasi bisa terjadi?

Oke langsung saja pada kesempatan kali ini saya akan sedikit memberikan penjelasan tentang pengertian halusinasi dan penyebabnya. Simak penjelasan berikut ini !

Pengertian Halusinasi

Halusinasi ialah suatu keadaan seseorang melihat, mendengar, atau merasakan sesuatu yang sebenarnya tidak nyata.  Ada  beberapa pengertian halusinasi menurut para ahli di antaranya:

Menurut Stuart & Sundenn (1998), Halusinasi adalah gangguan penyerapan (persepsi) panca indera tanpa adanya rangsangan dari luar yang dapat meliputi semua sistem penginderaan dimana terjadi pada saat individu sadar dengan baik.

Menurut Townsend (2002), Halusinasi atau salah persepsi indrawi yang tidak berhubungan dengan stimulus eksternal yang nyata, mungkin melibatkan salah satu dari lima indra.

Pengertian Halusinasi
Pengertian Halusinasi

Dengan kata lain, pengertian halusinasi ialah persepsi salah yang di terima oleh panca indera dan berasal dari stimulus eksternal yang biasanya tidak di interpretasikan ke dalam pengalaman.

Terkadang halusinasi dapat terjadi pada indra apa pun (pendengaran, penciuman, peraba, dll). Pada dasarnya, halusinasi tidak selalu tertuju pada penyakit kejiwaan. Sebagai contoh, halusinasi singkat cukup umum terjadi setelah peristiwa kematian, seseorang mengalami halusinasi seolah-olah melihat atau mendengar orang yang meninggal.

Dan halusinasi dapat sangat invasif, sering muncul, dan menyerang hampir semua fungsi normal, atau terjadi dalam situasi dengan sedikit stimulus pada fungsi sehari-hari. Penyebab halusinasi juga bisa datang dari pengaruh obat-obatan tertentu, misalnya pada pecandu narkoba.

Baca Juga : Pengertian Ambisi Dan Obsesi

Jenis Halusinasi

Menurut Maramis (2004), Halusinasi di bagi menjadi 6 jenis, yaitu :

  • Halusinasi Penglihatan
  • Halusinasi Pendengaran
  • Kemudian Halusinasi Penciuman
  • Pengecapan
  • Peraba
  • Dan Halusinasi Kinestetik.

Halusinasi penglihatan (visual,optik) yaitu perasaan melihat suatu objek namun pada kenyataannya tidak ada. Sedangkan halusinasi pendengaran (auditif, akustik) ialah perasaan mendengar suara-suara berupa suara manusia, hewan atau mesin, barang, kejadian alamiah dan musik.

Dan Halusinasi penciuman (olfaktorik) yaitu perasaan mencium sesuatu bau atau aroma tapi tidak ada. Kemudian halusinasi pengecapan (gustatorik) ialah kondisi merasakan sesuatu rasa tetapi tidak ada dalam mulutnya, seperti rasa logam.

Lalu halusinasi peraba (taktil) ialah kondisi merasa diraba, disentuh, ditiup, disinari atau seperti ada ulat bergerak di bawah kulitnya. Dan yang terakhir halusinasi kinestetik yaitu kondisi merasa badan bergerak dalam sebuah ruang atau anggota badannya bergerak.

Penyebab Halusinasi

Ada beberapa hal yang dapat menyebabakan halusinasi diantaranya:

  • Sakit dengan panas yang tinggi sehingga mengganggu keseimbangan tubuh.
  • Gangguan jiwa Skizofrenia ( gangguan mental yang ditandai dengan gangguan proses berpikir dan tanggapan emosi yang lemah)
  • Mengkonsumsi narkoba atau narkotika tertentu, seperti : ganja, morphin, kokain, dan ltd
  • Mengkonsumsi alkohol berkadar di atas 35%, seperti, vodka dan gin di atas batas kewajaran
  • Trauma yang berlebihan.

Cara Mengatasi Halusinasi

Berikut ini adalah hal-hal untuk mencegah dan mengatasi halusinasi terjasdi pada diri kita, diantaranya:

  • Hindari melakukan aktivitas yang melampaui tingkat ketahanan diri
  • Jangan sampai menyimpan dendam atau sakit hati, karena akan menyebabkan kerusakan pada jiwa.
  • Hindari ketergantungan pada alkohol
  • Carilah kesibukan atau kegiatan yang bersifat positif
  • Jangan biarkan diri kita terbawa oleh lamunan yang tidak menentu
  • Bergaul atau berkomunikasi dengan lingkungan sekitar
  • Mendengarkan musik yang lembut
  • Membaca atau menulis.

Demikianlah artikel tentang pengertian halusinasi, jenis, dan penyebabnya. Semoga bermanfaat untuk kamu agar dapat mencegah anggota keluarga kamu yang terkena halusinasi.

(Visited 376 times, 1 visits today)
Loading...
Rofiana Fika Sari Perkenalkan saya Rofiana Fika Sari, saya sebagai penulis dalam blog ini. Semoga apa yang saya bagikan didalam artikel dapat menambah keilmuan anda dan semoga bermanfaat Amin.....
Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *