Pengertian Gulma, Jenis Serta Cara Menanganinya

Posted on

Pengertian Gulma, Jenis Serta Cara Menanganinya_Hai sahabat setia Idpengertian.com. Senang sekali rasanya saya dapat menyapa sobat semua, pada kesempatan kali ini saya akan mengulas materi seputar gulma. Apakah yang di maksud dengan gulma? mari simak ulasan berikut ini. Let’s follow me!

Pengertian Gulma, Jenis Serta Cara Menanganinya
Pengertian Gulma, Jenis Serta Cara Menanganinya

Pengertian Gulma

Gulma adalah tumbuhan yang kehadirannya tidak di inginkan pada lahan pertanian karena dapat menurunkan hasil yang bisa di capai oleh tanaman produksi. Batasan gulma bersifat teknis dan plastis. Bersifat teknis, karena terkait dengan proses produksi melalui kompetisi. Bersifat plastis, di karenakan batasan ini tidak mengikat suatu spesies tumbuhan. Pada tingkat tertentu, tanaman berguna dapat menjadi gulma. Sebaliknya, tumbuhan yang biasanya dianggap gulma dapat pula di anggap tidak mengganggu.

Jenis Jenis Gulma

Berdasarkan karakteristik dan habitat tumbuhnya, gulma di bedakan menjadi berikut:

Rumput

Gulma jenis rumput memilki ciri berdaun sempit seperti teki tetapi menghasilkan stolon. Stolon di dalam tanah memiliki bentuk jaringan rumit yang sulit di atasi secara mekanik. Kebanyakan dari golongan gulma rerumputan itu berasal dari famili gramineae (poaceae). Contoh gullma rerumputan adalah panicium repens, Eleusine indica, Axonopus compressus.

Gulma rerumputan memiliki ukuran yang bervariasi. Mulai dari tegak, menjalar, hidup semusim atau tahunan. Batang rerumputan ini di sebut dengan culms, terbagi menjadi ruas dengan buku-buku yang terdapat antara ruas. Batang tumbuh bergantian pada dua buku dan pada setiap antara ruas daun terdiri dari dua bagian yaitu pelepah daun dan helaian daun.

Teki

Gulma yang satu ini mempunyai daya tahan luar biasa terhadap pengendalian mekanisme, sebaab mempunyai umbu batang di daalam tanah yang dapat bertahan selama berbulan-bulan. Contohnya adalah teki ladang (Cyperus rotundus).

Kebanyakan golongan teki-tekian ini berasal dari famili Cyperaceae. Dilihat dari bentuknya, jenis gulma yang satu ini memiliki bentuk hampir mirip seperti golongan rerumputan. Perbedaannya terletak pada bentuk batangnya. Golongan teki-tekian memiliki batang berbentuk segitiga. Golongan tumbuhan atau rumput teki-tekian tidaklah mempunyai umbi atau buah dan juga akar yang ramping dikedalaman tanah. Contoh golongan teki-tekian adalah Cyprus rotundus, Cyprus compresus.

Gulma Daun Lebar

Kelompok gulma daun lebar antara lain yaitu ordo dicotyledoneae. Umumnya gulma daun lebar tumbuh pada akhir masa budi daya. Kompetisi terhadap tanaman utama berupa kompetisi cahaya. Golongan gulma yang satu ini antara lain yaitu mikania spp, ageratum conyzoides, euparotum odorotum.

Gulma Darat

Gulma darat adalah guma yang hidup di darat. Gulma darat merupakan gulma yang dapat hidup bertahun-tahun (tidak terbatas). Penyebaranya bisa melalui biji atau dengan cara vegetatif. Contoh gulma darat antara lain adalah agerathum conyzodies, digitaria spp, imperata cylindrical, amaranthus spinosus.

Gulma Air

Gulma air adalah gulma yang hidupnya di air. Gulma airdi bedakan menjadi 3 jenis, yakni gulma air yang hidupnya terapung di permukaan air (eichhorina crassipes, silvinia spp), gulma air yang tenggelam di dalam air (ceratophylium denersum), dan gulma air yang timbul ke permukaan dari dasar (nymphae sp, sagitaria spp).

Ciri Ciri Gulma

Ciri khas dari gulma antara lain sebagai berikut:

  • Memiliki pertumbuhan yang cepat
  • Memiliki daya saing yang kuat dalam upaya memperebutkan faktor-faktor kebutuhan hidupnya
  • Memiliki toleransi yang cukup besar terhaadap kondisi lingkungan yang ekstrim
  • Memiliki daya berkembang biak yang sangat besarbaik secara vegetatif atau generatif
  • Mempunyai alat perkembangbiakan yang mudah tersebar melalui angin, air, maupun binatang
  • Bijinya mempunyai sifat yang dormansi dan memungkinkannya untuk bertahan hidup dalam kondisi yang kurang menguntungkan

Contoh Gulma Yang Mengganggu Tanaman Perkebunan

Contoh gulma yang mengganggu tanaman perkebunan sebaagai berikut:

Alang-alang

Alang-alang atau imperata cylindrica adalah rumput yang memiliki daun yang cukup tajam. Perkembangbiakan alang-alang berlangsung sangat cepat, baik melalui benih yang terbawa angin maupun rimpang yang menembus tanah. Tanaman ini senang hidup di tanah yang subur, gembur, dan juga tanah yang lembab. Alang-alang dapat mudah di jumpai di tanah yang kosong, ladang, sawah, lapangan dan pinggir jalan.

Putri Malu

Putri malu atau mimosa pudica adalah perdu yang memiliki postur tubuh pendek. Putri malu termasuk keluarga polong-polongan. Kekhasan yang di miliki oleh tanaman ini yaitu daunya akan menutup cepat bila terkena sentuhan. Namun beberapa menit kemudian daun terseebut akan terbuka kembali seperti semula.

Teki ladang

Teki ladang atau cyperus rotundus adalah tanaman gulma yang tergolong famili cyperaceae. Teki merupakan gilma yang sulit untuk di kendalikan. Hal ini karena tumbuhan ini mampu membentuk umbi dan geragih yang di simpan di kedalaman satu meter. Bahkan teki dapat hidup dengan baik di lingkungan yang tandus sampai basah.

Bandotan

Bandotan/wedusan atau ageratum conyzodies adalah tanaman gulma yang termasuk anggota dari keluarga asteraceae. Di sebut bandotan/wedusan karena tanaman ini mampu mengeluarkan bau yang apek menyerupai kambing. Bandotan merupakan tanaman yang berasal dari Amerika Tengah, tetapi sudah cukup lama menyebar keseluruh penjuru dunia termasuk di indonesia.

Tembelekan

Tembelekan atau lantana camara adalah tanaman berbunga yang berasal dari Benua Amerika khususnya daerah tropis. Tembelekan tergolong famili verbenaceae. Tinggi pohonya berkisar antara 0,5-4 meter. Tembelekan dapat tumbuh dengan baik di daerah yang memiliki ketinggian 1.700 mdpl.

Cara Menangani Gulma

Pengendalian gulma merupakan suatu usaha untuk meningkatkan daya saing tanaman pokok dan melemahkan daya saing gulma. Keunggulan tanaman pokok harus menjadi yang paling unggul sehingga gulma tidak mampu merusak tanaman pokok meski tumbuh berdampingan pada waktu bersamaan dengan tanaman pokok.

Pengendalian secara Preventif

Tindakan yang harus di lalukan diawal dalam menimimalis atau menghindari berbagai macam kerugian yang diakibatkan oleh invasi gulma yaitu melakukan pencegahan (preventif). Pencegahan ini mempunyai tujuan supaya dapat mengurangi berbagai pertumbuhan gulma agar gulma tidak lagi berkembang biak di area yang anda inginkan.

Pencegahan sejatinya merupakan sebuah langkah yang paling tepat dikarenakan kerugian yang sesungguhnya pada tanaman budidaya belum terjadi. Pencegahan biasanya lebih murah, namun demikian pencegahan tidak selalu mudah.

Peniadaan sumber invasi dan sanitasi

Beberapa tindakan pencegahan yang dapt dilakukan untuk meniadakan sumber invasi adalah sebagai berikut:

  • Menggunakan biji tanaman yang bersih dan tidak tercampur dengan biji lain terutama biji gulma.
  • Menghindari penggunaan pupuk kandang yang belum matang.
  • Membersihkan tanah-tanah yang berasal dari tempat lain, tubuh dan kaki ternak dari biji gulma.
  • Mencegah pengangkutan tanaman beserta tanahnya dari tempat lain, karena pada bongkahan tanah tersebut kemungkinan mngandung biji gulma.
  • Membersihkan bintik-bintik gulma dipinggiran sungai dan di bagian saluran air.
  • Melakukan penyaringan air dipengairan supaya biji gulma tidak merambah ke petak tanaman anda yang akan di airi.

Pengendaalian secara Mekanis

Pengendalian mekanis merupakan sebuah usaha menekan pertumbuhan gulma dengan cara merusak bagian-bagian gulma sehingga gulma tersebut mati atau pertumbuhannya terhambat. Teknik pengendalian mekanis hanya mengandalkan kekuatan fisik atai mekanik. Dalam praktek maka harus dilakukan secara tradisional dengan tangan, dengan alat sederhana sampai penggunaan alat berat yang lebih modern.

Beberapa faktor yang harus kita perhatikan dalam memilih peralatan untuk digunakan dalam pengendalian gulma adalah sistem perakaran, umur tanaman, kedalaman dan penyebaran sistem perakaran, umur dan luas infestasi, tipe tanah, topografi, serta kondisi cuaca/iklim.

pengendalian mekanis meliputi:

  • Pengolahan tanah (Land preparation)
  • Penyiangan (weeding)
  • Pencabutan (Hand pulling)
  • Pembabatan (mowing)
  • Pembakaran (Burning)
  • Penggenangan

Demikian penjelasan tentang Pengertian Gulma, Jenis Serta Cara Menanganinya. Semoga tulisan yang sederhana ini dapat menambah wawasan serta informasi sahabat Idpengertian semua. Terima kasih.

(Visited 108 times, 1 visits today)
Gravatar Image
Perkenalkan saya Azqiara, saya seorang penulis di dalam website ini untuk berbagi banyak sekali tentang pengertian dan penjelasannya sangat detail, saya berharap tulisan ini dapat bermanfaat untuk anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *