3 Pengertian Ambisi Dan Obsesi Menurut KBBI Dan Ahli

Diposting pada

Pengertian Ambisi Dan Obsesi Menurut KBBI Serta Para Ahli – Sering sekali dalam keseharian kita menyebut istilah Obsesi dan ambisi adalah sama, namun sebenarnya kedua hal tersebut merupakan hal yang berbeda walalupun dasar dari kata tersebut mempunyai arti sama, yaitu Keinginan atau kehendak seseorang.

Apakah yang menjadi perbedaan antara obsesi dan ambisi?

KBBI menjelaskan bahwa obsesi adalah : ob-se-si/obsesi/ n psi mempuyai arti gangguan jiwa dengan bentuk fikiran yang selalu terngiang-ngiang dan sangat sulit untuk dihilangkan.

Sedangkan Ambisi menurut kamus besar bahasa indonesia adalah : sebuah keinginan atau hasrat tinggi untuk bisa mendapatkan hal yang di inginkannya dengan berusaha keras.

Pengertian Ambisi Dan Obsesi
Pengertian Ambisi Dan Obsesi

Pengertian Ambisi Dan Obsesi

Menurut para ahli Pengertian Ambisi yaitu hasrat, keinginan atau nafsu yang menggebu-gebu untuk mendapatkan apa yang di inginkannya seperti contohnya wanita, harta dan kekuasaan, keinginan seseorang yang besar untuk meraih sesuatu didalam kehidupannya atau melakukan sesuatu untuk mencapai cita-cita yang baik dengan hasratnya, maka itu dinamakan dengan ambisi

Pengertian Obsesi yaitu hasrat, keinginan atau nafsu yang membara untuk mendapatkan keinginannya dilakukanlah banyak cara agar tercapai, obsesi adalah bentuk hasrat akan sesuatu yang di paksakan dan disertai sifat emosional yang tidak terkendali namun tidak mempunyai alsan untuk mewujudkan keinginannya, bisa saja terjadi kalau seseorang yang mempunyai ambisi ini dapat menyebabkan tertekannya batin dan rasa cemas.

6 Ciri – Ciri Orang Ambisius

Ada beberapa ciri manusia yang memiliki ambisi yang sangat tinggi. Disini saya membaginya menjadi 6 yaitu:

1. Terlalu Serakah

Maksud dari serakah tersebut dalam hal mewujudkan keinginanmu dan tidak dibarengi dengan pertimbangan. Memang setiap manusia pasti memiliki banyak sekali impian dan juga harapan yang ingin dicapai pada waktunya nanti. Namun tidak semudah itu, harus ada pertimbangan dan juga pemikiran secara matang.

Ambisi dapat menjadi lebih baik disaat kamu dapat mempertimbangkan apa yang akan kamu lakukan. Akan tetapi sifat ini juga akan membuatmu menjadi sangat serakah dengan semua keinginanmu. Terlebih jika kamu menggapainya dengan tanpa pertimbangan.

2. Hanya Peduli Dengan Pencapaian

Kamu akan hanya peduli dengan apa yang dicapai, namun tidak disesuaikan dengan kemampuan diri kamu. Terlalu tinggi apa yang kamu gapai akan membuatmu menjadi seorang yang mudah putus asa, karena tidak dilihat seberapa kekuatanmu dalam mencapai targetmu.

Sebuah perjuangan tanpa disesuaikan dengan kemampuan disi maka hal tersebut akan sangat menghambat pencapaian yang kamu inginkan. Untuk dapat mewujudkan apa saja impianmu, maka kamu perlu mengetahui seberapa besar kemampuanmu dan niatmu. Jangan sampai memaksakan diri dalam mencapai kesuksesan.

3. Sering Merasa Iri

Iri disini memang menurut agama sudah sangat slah. Apalagi dalam pencapaian kesuksesan, selalu iri dengan pencapaian orang lain. Hal inilah yang akan mengahncurkan diri kamu. Orang yang selalu berfikir optimis akan selalu fokus pada apa yang ingin dicapai.

Dengan begitu ia mampu untuk mewujudkan apa yang ia inginkan atau dia impikan. Ingalah baik-baik, semakin kamu tenggelam dalam perasaan iri dengan pencapaian orang lain atau keberhasilan orang lain, maka semakin jauh apa yang kamu ingin dapatkan. Lebih baik gunakan waktumu untuk berfikir posistif dan juga selalu berkerja keras untuk mencapai impianmu.

4. Terlalu Semangat

Dalam berkerja memang haruslah memiliki semangat yang tinggi, namun harus diiringi dengan perencanaan yang matang. Kamu harus mengetahui kemampuan diri yang dimiliki, dengan begitu kamu akan selalu berfikir positif dan akan membuat perencanaan yang bagus.

Ingatlah jika kamu terus mengikuti hati ambisiusmu maka apa saja yang sudah kamu lakukan dan kamu laksanakan sesuai dengan jadwal akan kurang memuaskan. Karena kamu selalu melaluinya dengan terburu-buru. Tidak ada kesuksesan yang isntan perlu banyak waktu untuk menjadi sukses.

5. Tidak Mau Belajar Dario Kesalahan

Seringkali saya temukan dari berbagai macam kawan yang tenggelam dalam polemik ini. Mereka selalu gagal dan gagal karena tidak mau belajar dari kesalahan yang mereka buat sebelumnya.

Dengan kita mau belajar, mau menganalisa, mau menghitung dan juga mempertimbangkan segala aspek dalam berusaha. Maka kamu akan semakin mudah dalam melangkah kedepan.

6. Kegagalan Adalah Sebuah Aib

Jangan sesekali kamu merasakan kegagalan adalah sebuah aib. Jika kamu selalu berfikir kegagalan adalah sebuah aib maka kamu selamanya tidak akan pernah menjadi seorang yang sukses.

Buatlah kegagalan tersebut sebagai batu loncatan untuk menjadi sukses. Kita kembali kepelajatan sejarah pencipta bohlam. Tidak hanya sekali kegagalan yang ia alami, bahkan ratusan kali gagal. Namun apa? mereka selalu mencoba dan terus mencoba untuk dapat membuat apa yang dia inginkan terwujud. Namun semua itu juga dibarengi dengan ketulusan dan juga keikhlasan.

Perbedaan Antara Ambisi Dan Obsesi

Walaupun kedua hal tersebut yaitu ambisi dan obsesi sama-sama mempunyai sifat mengingkan akan sesuatu, bayangan akan sesuatu namun keduanya memiliki perbedaan yang sangat mendasar dan sangat bertentangan, ambisi lebih cenderung ke hal-hal yang positif, sedangkan obsesi lebih mengarah kapada hal yang negatif, sifat inilah yang harus di hindari dan di jauhi.

Banyak di masyarakat yang beranggapan bahwa ambisi sering di kaitkan kepada hal yang negatif seperti gambaran keseriusan seseorang dalam menggapai ketenaran atau hal lainnya, sejatinya manusia dalam kehidupan haruslah mempunyai ambisi atau keingina yang kuat agar apa yang di inginkan dapat tercapai dan mendapatkan kehidupan yang lebih baik dari sebelumnya.

Apabila salah satu dari kita mempunyai tujuan atau merencanakan untuk mendapatkan sesuatu dengan bekerja keras pantang menyerah maka kamu telah memiliki sifat ambisi ini, namun jika keinginan yang sangat besar dan telah menguasai fikiran yang tak dapat dikendalikan dan tidak mempunyai alsan yang jelas di sertai emosi yang meluap-luap maka kamu sudah masuk dalam sifat obsesi.

Pada saat kamu mempunyai ambisi dan apa yang menjadi keinginan kamu tidak terpenuhi maka kamu akan mencari jalan lain untuk mendapatkan keinginanmu tadi dengan keinginan lain misalnya soal cinta, namun jika kamu telah terjerumus dalam sifat obsesi maka pada saat tidak mendapatkan keinginan kamu maka sering terjadi depresi atau patah semangat.

Kesimpulan

Jika ingin menjadi orang sukses dimanapun kamu berada maka milikilah ambisi tanpa menggunakan obsesi agar ketenangan dalam jiwamu dan hatimu tetap dalam kesabaran dan penerima apa saja yang menjadi akhir dari usahamu, kamu boleh mempunyai ambisi namun jangan sampai terjerumus dalam obsesi punya ambisi dan jangan obsesi.

“3 Pengertian Ambisi Dan Obsesi Menurut KBBI Dan Ahli”

(Visited 2.592 times, 1 visits today)
Gambar Gravatar
Perkenalkan saya Rofiana Fika Sari, saya sebagai penulis dalam blog ini. Semoga apa yang saya bagikan didalam artikel dapat menambah keilmuan anda dan semoga bermanfaat Amin.....

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *