Contoh Resensi Buku Fiksi Dan Non Fiksi Singkat

Posted on

Hello sobat Idpengertian.com yang budiaman, kali ini mimin akan membagikan sedikit pengetahuan mengenai Contoh Resensi Buku Fiksi Dan Non Fiksi Singkat untuk kalian semua. Mari simak pembahasannya di bawah ini.

Contoh Resensi Buku Fiksi Dan Non Fiksi Singkat
Contoh Resensi Buku Fiksi Dan Non Fiksi Singkat

Pengertian Buku Fiksi

Definisi buku fiksi adalah buku yang isinya bukan berdasarkan peristiwa yang telah terjadi namun hanya merupakan imajinasi penulis saja. Dan buku fiksi dapat berupa novel, kumpulan cerita pendek ataupun buku cerita bergambar.

Kemudian bahasa yang digunakan biasanya bahasa kiasan atau konotatif. Maka, pembaca diajak untuk masuk ke dalam cerita itu dengan bahasa yang tidak biasa.

Pengertian Buku Non Fiksi

Sedangkan buku non fiksi adalah buku yang berisi cerita yang benar benar terjadi atau berlangsung, atau berisi tentang ilmu pengetahuan yang. Dan buku ini ditulis dengan memaparkan fakta sesuai kenyataan. Selain itu, buku non fiksi dapat berupa buku ilmu pengetahuan ataupun buku cerita yang berdasar sejarah.

Untuk bahasa yang digunakan biasanya buku non fiksi menggunakan bahasa denotatif atau bahasa sebenarnya, jadi pembaca dapat langsung memahami maksud dari isi buku. Lalu, buku nonfiksi dibuat berdasarkan pengamatan dan data maka isi dari buku tersebut harus memiliki fakta-fakta. Maka dari itu, buku nonfiksi sering dijadikan sumber informasi oleh para pembaca.

Baca Juga : Kumpulan Contoh Karangan Persuasi Mengenai Lingkungan Terbaru

Contoh Resensi Buku Non Fiksi Pengetahuan

Kata resensi itu sendiri berasal dari Bahasa Belanda yaitu Resentie dan diterjemahkan juga ke dalam bahasa latin Recensio yang memiliki arti mengulas kembali. Di dalam terjemahannya di kamus KBBI, resensi memiliki arti sebuah ulasan buku.

Maka dari itu, dapat pula diartikan bahwa resensi merupakan mengulas kembali sebuah karya baik berupa karya tulis, karya dua dimensi maupun karya audio visual sekali pun. Dan dapat dikatakan bahwa resensi adalah mengulas kembali sebuah karya menurut sudut pandang diri sendiri selaku pihak yang menikmati.

Contoh Resensi Buku Pengetahuan

  • Judul Buku :Memahami Film
  • Pengarang :Himawan Pratists
  • Penerbit :Homerian Pustaka
  • Tahun Terbit :2008
  • Tebal Halaman :223 halaman
Sinopsis Buku :

Dari sebagian besar orang masih melihat film adalah sesuatu yang mustahil dilakukan. Sedangkan film dapat dibuat oleh siapapun. Meskipun minat seseorang belajar buat film tinggi, namun kedalaman memahami seni film masih sangat terbatas. Dan pengetahuan tentang film sebagai sebuah karya seni masih berada di ruang-ruang kuliah semata, padahal film bukanlah milik para akademisi saja, melainkan milik semua orang yang hobi menonton.

Maksud dari buku ini mencoba membantu penonton untuk membaca film sebagai sebuah bentuk seni. Dengan buku ini, pembaca akan belajar tentang motif atas pilihan teknik sutradara baik dari sisi naratif maupun sinematiknya. Maka buku ini akan dengan mudah ditangkap pembacanya ditambah dengan gambar-gambar penunjang.

Kelebihan Buku :
  • Dapat memberikan contoh-contoh dari setiap unsur pembentuk film dengan disertai ilustrasi dan referensi film. Contoh-contoh tersebut akan memudahkan pembaca
  • Menggambarkan detail topik yang dibahas dalam buku seperti : Jenis dan Ciri Genre, Aspek Naratif, Struktur Tiga Babak dan Alternatif, Aspek Sinematik, Suara, dll.
  • Juga dapat membantu pembuat film baru yang masih dalam tahap pengenalan alat-alat dan proses produksi film. Karena buku ini sangat ringan dan menuntun bagi pemula.
Kekurangan Buku :
  • Sayangnya buku ini sangat susah didapatkan, bahkan di Gramedia jarang sekali menjualnya. Dan jika ingin mencari buku ini bisa membuka Instagram atau situs penyedia jasa jual buku.

Contoh Resensi Buku Fiksi

  • Judul Buku : Milea; Suara dari Dilan
  • Pengarang : Pidi Baiq
  • Penerbit : Pastel Books
  • Tahun Terbit : Agustus – 2016
  • Tebal Halaman : 360 halaman
Sinopsis Buku :

Novel ini adalah seri ketiga dari novel Dilan, Dia Dilanku Tahun 1990 dan Dilan, Dia Dilanku Tahun 1991. Bila tidak mengikuti dua novel sebelumnya, pasti akan kebingungan untuk menyimak novel Milea ini. Dan novel ini seakan menjawab keresahan pembaca novel Dilan sebelumnya, karena di novel Milea ini seolah semua pertanyaan dan kebingungan pembaca akan terjawab.

Kemudian novel ini mengambil sudut pandang dari Dilan. Di dalam penceritaannya juga menjawab dan mengklarifikasi pernyataan atau cerita dari Milea. Dan seperti penyebab Akew meninggal, lalu kenapa Dilan ada di kantor polisi. Tokoh Dilan tidak ditahan karena kasus Akew meninggal. Itu termasuk latar belakang cerita Dilan yang meramal Milea saat pertama kali kenalan.

Sosok Dilan itu teman yang baik. Dan Dilan itu juga pacar yang baik. Tapi sebenarnya, Dilan juga murid yang baik untuk guru-guru yang bisa mengerti dirinya. Barangkali, guru-guru bisa membaca novel ini agar tahu bagaimana bersikap pada anak-anak istimewa seperti Dilan dan kawan-kawannya. Karena mereka tidak perlu dihukum, tidak perlu diceramahi panjang lebar. Tetapi cukup dimengerti dan sedikit memberi mereka perhatian dengan cara yang lebih bersahabat. Dalam kisah percintaan Dilan dan Milea, persahabatan, keluarga, hingga kesedihan bersatu dalam buku ini.

Kelebihan buku :
  • Pada cover bukunya sangat kekinian dan sesuai target sasarannya yaitu remaja.
  • Ada banyak puisi-puisi yang diselipkan dalam buku jadi membuat pembaca dapat senyum-senyum sendiri.
  • Kemudian model penceritaannya dibuat sangat jelas dan terstruktur, jadi ketika membaca dari awal, dapat langsung membayangkan di buku seri Dilan yang pertama dan kedua.
  • Pada novel Milea dan juga versi sebelumnya sangat tampak seperti kisah nyata. Dan walaupun banyak yang beranggapan cerita dalam novel ini fiksi, tapi penceritaannya sangat tidak berlebihan dan seperti mengalir apa adanya.
  • Dan dari dialog dan penjelasan adegan di dalam setiap kalimat tidak berlebihan, sehingga tidak membuat pembaca yang “baru mulai belajar membaca novel” tidak lelah untuk mengikuti jalan ceritanya.
  • Mempunyai cerita sangat ringan, dapat dibaca oleh semua kalangan umur.
Kekurangan buku :
  • Memiliki ending yang membosankan, karena ending kisah cinta Milea dan Dilan telah diungkap di novel seri Dilan sebelumnya.
  • Dan ada beberapa adegan yang membuat penasaran “apakah lazim seseorang melakukan hal itu di tahun 90-an”. Tapi hal ini kembali lagi di riset penulisnya, karena mungkin bagi beberapa pembaca merasa ini sedikit janggal.

Demikianlah sedikit ulasan mengenai Contoh Resensi Buku Fiksi Dan Non Fiksi Singkat yang mimin sajikan untuk sobat semua. Semoga dengan tulisan yang sederhana ini dapat menambah informasi dan pengetahuan sobat semua. Dan semoga bermanfaat ya.

(Visited 72 times, 1 visits today)
Gravatar Image
Perkenalkan saya Khiky Phuspita Sary, saya seorang penulis di dalam website ini untuk berbagi banyak sekali tentang pengertian dan penjelasannya sangat detail, saya berharap tulisan ini dapat bermanfaat untuk anda.

One thought on “Contoh Resensi Buku Fiksi Dan Non Fiksi Singkat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *